JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah kecelakaan tunggal menggemparkan warga Sumenep pada Rabu (26/2/2025) pagi. Sebuah mobil pick-up hitam dengan nomor polisi M 8528 XD terguling di Jalan Raya Kabupaten, Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang.
Akibat kecelakaan ini, delapan orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Menurut laporan kepolisian, insiden terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Mobil yang dikemudikan Moh. Tohi (25), warga Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi, sekitar 80 km/jam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diduga, pengemudi kurang fokus memperhatikan kondisi jalan yang menikung tajam, hingga akhirnya kendaraan kehilangan kendali dan terguling ke sisi kiri jalan.
Detik-detik pascakecelakaan menjadi momen penuh kepanikan. Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan ke lokasi.
Sejumlah penumpang terdengar berteriak meminta pertolongan dari dalam kendaraan yang terguling.
“Saya sedang di sawah saat mendengar suara keras. Ketika saya mendekat, saya melihat mobil sudah terbalik. Orang-orang di dalamnya berusaha keluar dengan kondisi luka-luka,” ujar Suharto (55), salah satu saksi mata.
Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., melalui Plt. Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, S.H., membenarkan kejadian ini.

“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di wilayah Batang-Batang. Diduga pengemudi kurang fokus dan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali saat melewati tikungan. Saat ini, para korban telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya dalam keterangan rilisnya Humasnya.
Akibat insiden ini, pengemudi Moh. Tohi mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di Puskesmas Batang-Batang. Sementara itu, tujuh penumpang lainnya termasuk seorang anak berusia 9 tahun dilarikan ke RSUD Sumenep. Mereka adalah:
- Matlae (59), petani, mengalami luka-luka
- Ningrat (52), petani, mengalami luka-luka
- Abd. Salam (47), petani, mengalami luka-luka
- Sunami (45), petani, mengalami luka-luka
- Ahmad Hudaifah (9), mengalami luka-luka
- Abd. Gafur (25), pelajar/mahasiswa, mengalami luka-luka
- Armudin (44), petani, mengalami luka-luka
“Akibat kecelakaan tunggal tersebut kerugian materil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp1 juta, dengan kondisi mobil mengalami kerusakan cukup parah,” ungkapnya.
AKP Widiarti menegaskan bahwa kecelakaan ini menjadi peringatan bagi para pengemudi agar lebih berhati-hati di jalan, terutama di jalur yang memiliki tikungan tajam.
“Kami mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tandasnya.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini. Sementara itu, warga di sekitar lokasi berharap agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat jalan tersebut memang dikenal rawan kecelakaan akibat tikungan tajamnya. (REDJAVA****)









