JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam rangka memperingati Hari Baden Powell, Gugusdepan Pramuka Sumenep 05.209-05.210 Pangkalan Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Aengdake, Bluto, Sumenep, menggelar sarasehan di Taman Literasi Pesantren pada Sabtu, 22 Februari 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter dan semangat kebersamaan dalam Gerakan Pramuka.
Sarasehan ini menghadirkan Dr. Zamzami Sabiq Hamid, M.Psi., yang menjabat sebagai Wakil Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur bidang Bela Negara sekaligus Kamabigus Pramuka Nasyrul Ulum, sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini diikuti oleh Pramuka Penggalang dan Penegak dari pangkalan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi pelantikan Pramuka Penggalang Ramu, Rakit, Terap, serta Pramuka Penegak Bantara.
Pelantikan ini menjadi momen penting dalam perjalanan kepramukaan mereka, meneguhkan komitmen untuk mengamalkan Dasa Dharma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam paparannya, Dr. Zamzami Sabiq Hamid menekankan pentingnya peran Pramuka dalam membangun karakter bangsa.
“Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam membangun karakter bangsa, berlandaskan nilai-nilai kepemimpinan, kemandirian, dan kebersamaan,” ujarnya.
Sarasehan ini berlangsung interaktif dengan diskusi dan refleksi mengenai peran Pramuka di lingkungan pesantren dan masyarakat luas.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan gagasan yang muncul selama sesi berlangsung.
Hari Baden Powell yang diperingati setiap 22 Februari merupakan bentuk penghormatan kepada Lord Robert Baden Powell, pendiri Gerakan Pramuka dunia.
Perayaan ini menjadi momentum untuk menguatkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan generasi muda.
Siti Subaida, S.Pd., selaku Pembina Satuan di Gugusdepan Nasyrul Ulum, berharap kegiatan ini mampu menanamkan semangat kepemimpinan dan dedikasi dalam diri anggota Pramuka.
“Melalui sarasehan ini, kami berharap nilai-nilai yang diwariskan oleh Baden Powell terus tertanam dalam setiap jiwa Pramuka, khususnya di lingkungan Pondok Pesantren Nasyrul Ulum,” ungkapnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan peneguhan komitmen peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai kepramukaan.
Sarasehan ini menjadi bukti bahwa Pramuka tidak hanya bergerak dalam kegiatan lapangan, tetapi juga dalam penguatan karakter dan intelektualitas para anggotanya. (REDJAVA****)












