Inflasi Sumenep Januari 2025 Capai 1,06 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Penyumbang Tertinggi

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, SE, MSi

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, SE, MSi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 1,06 persen pada Januari 2025, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 108,71.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, kenaikan harga di berbagai kelompok pengeluaran menjadi pemicu utama inflasi, dengan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi sebesar 10,25 persen.

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa beberapa kelompok pengeluaran mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 2,50 persen, diikuti oleh kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,63 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang naik 0,96 persen,” ujarnya, Kamis (6/2/25).

Selain itu, kelompok transportasi juga mencatat kenaikan 1,02 persen, diikuti rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,81 persen, serta pendidikan yang naik 1,70 persen.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Apresiasi AMOS Gelar FGD Bersama SKK Migas Jabanusa

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami peningkatan sebesar 2,37 persen.

Namun, tidak semua sektor mengalami kenaikan harga. Joko Santoso menyebutkan bahwa kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga justru mengalami penurunan cukup besar, yakni 15,34 persen.

“Sementara kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan juga turun sebesar 0,37 persen,” tambahnya.

Di sisi lain, Sumenep mengalami deflasi secara bulanan (month to month/m-to-m) dan sejak awal tahun (year to date/y-to-d) masing-masing sebesar 0,91 persen.

Baca Juga :  Peringati Isra' Mi'raj 1444 Hijriah, Polres dan Kodim 0827/Sumenep Bersama Majelis Insyiroh Gelar "TNI-POLRI dan Santri Bersholawat"

Menurut Joko Santoso, angka inflasi ini menunjukkan adanya dinamika harga yang masih terkendali, meskipun beberapa sektor mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi.

“Kami akan terus memantau pergerakan harga, khususnya di sektor-sektor yang memberikan pengaruh besar terhadap inflasi, agar daya beli masyarakat tetap stabil,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU