Penjelasan BMKG, Sumenep Bulan November – Desember 2024 Curah Hujan Tidak Begitu Tinggi

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep Usman Kholid, S.Sos, MSi

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep Usman Kholid, S.Sos, MSi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep memprediksikan puncak hujan di Madura akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2025 mendatang.

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget, Usman Kholid, S.Sos, MSi mengatakan musim hujan yang terjadi kali ini dimungkinkan berasal pada katagori normal, namun begitu curah hujan akan lebih tinggi dari awal musim penghujan.

“Kami memprediksikan puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2025 mendatang,” kata Usman Kholid, S.Sos, MSi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (21/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak BMKG Kalianget sendiri menyatakan bulan November 2024 ini kondisi cuaca masih status awal musim penghujan, artinya hingga akhir tahun 2024 curah hujan tidak begitu tinggi.

“Pulau Madura khususnya Sumenep masih awal musim penghujan. Curah hujan terkadang tinggi terkadang rendah, namun durasinya singkat,” jelasnya.

Dirinya berharap dan mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi atau dampak yang bisa saja terjadi.

“Kami ingatkan kepada masyarakat Sumenep untuk ekstra hati-hati menghadapi segala kemungkaran yang akan terjadi menghadapi awal musim penghujan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Gelar Safari Sholat Jum'at, Kapolres Sampaikan Permohonan Maaf
Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Satlantas Sumenep Ingatkan Pekerja Proyek, Material di Badan Jalan Bisa Picu Kecelakaan
Bupati Fauzi Pastikan Harga Tembakau 2026 Lebih Berkeadilan, Petani Sumenep Kian Terlindungi
Penutupan Bimtek IPARI, Kemenag Sumenep Tegaskan Penyuluh Agama Jadi Agen Perubahan
Yel-Yel ‘Hidup BRIDA’ Bergema, Siswahyudi Bintoro Semarakkan Lomba Masak HUT RI ke-81
Monev Dana Desa Tahap II, Camat Batuputih Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran
TNI Peduli, Yonif 931/KJ Salurkan Dua Tangki Air Bersih kepada Warga Montorna
Polantas Menyapa, Cara Humanis Satlantas Polresta Sumenep Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas di Kalangan Sopir Ekspedisi
PN Sumenep Nilai Lomba Masak Forkopimda Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi

BERITA TERKAIT

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Satlantas Sumenep Ingatkan Pekerja Proyek, Material di Badan Jalan Bisa Picu Kecelakaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Harga Tembakau 2026 Lebih Berkeadilan, Petani Sumenep Kian Terlindungi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Penutupan Bimtek IPARI, Kemenag Sumenep Tegaskan Penyuluh Agama Jadi Agen Perubahan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Yel-Yel ‘Hidup BRIDA’ Bergema, Siswahyudi Bintoro Semarakkan Lomba Masak HUT RI ke-81

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Monev Dana Desa Tahap II, Camat Batuputih Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

BERITA TERBARU