Mengapa Suhu Panas Menyengat di Siang Hari, Berikut Penjelasan BMKG Sumenep

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2024 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep, Usman Kholid, S.Sos, MSi

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep, Usman Kholid, S.Sos, MSi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Trunojoyo Kalianget menegaskan fenomena panas menyengat di siang hari merupakan hal normal dan alamiah yang terjadi di pergantian musim.

“Fenomena ini sering terjadi di setiap tahunnya saat mau pergantian musim,” kata Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep, Usman Kholid, S.Sos, MSi. Jum’at (11/10/2024).

Usman Khalid mengatakan suhu panas di siang hari bisa mencapai 34.6 derajat Celcius terjadi di musim kemarau, hal itulah yang menyebabkan berkurangnya keberadaan awan.

“Awan di musim kemarau ini semakin tipis sehingga sinar matahari langsung menyinari dan menyentuh pada kulit kita dan terasa panasnya menyengat,” ungkap Usman Kholid menjelaskan.

Selain itu, menurut Usman Kholid, panas menyengat di siang hari juga dikarenakan pergeseran matahari kearah selatan yang mengakibatkan posisi matahari menjadi lurus dengan manusia.

“Meskipun fenomena panas menyengat di siang hari ini tidak perlu dikuatirkan karena tidak ada dampak khusus yang ditakutkan, namun saya berharap masyarakat tetap selalu menjaga imunitas tubuh,” terangnya.

Imunitas tubuh kata dia yakni mengkonsumsi asupan makanan dan minuman nutrisi serta apabila keluar rumah di siang hari untuk memakai pelindung tubuh agar tidak terjadi kontak langsung dengan sinar matahari.

Baca Juga :  Lesbumi NU Sumenep Gaungkan Seni sebagai Dakwah Sejuk, Ketua PCNU: Menyentuh Tanpa Menggurui

Lebih lanjut dirinya mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.

“Seperti terjadinya kebakaran sebab sekarang ini udara masih kencang menjadi api akan menjadi lebih besar. Untuk itu saya berharap masyarakat tetap tenang melaksanakan aktivitas seperti biasanya,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU