JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep menggandeng Classic Coffe melaksanakan pelatihan Barista bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini merupakan sebuah terobosan baru di bidang pembinaan bagi WBP sehingga mendapat skill usaha kekinian diselenggarakan pada hari Kamis (22/08/2024).
Dalam kegiatan ini, warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Sumenep berkesempatan untuk belajar langsung dari Barista profesional yang didatangkan oleh pihak Classic Coffe.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelatihan ini tidak hanya sekedar memberikan teori, namun juga diisi dengan praktik langsung dimana WBP diajarkan teknik-teknik dasar meracik kopi,” kata Karutan Sumenep Ridwan Susilo, Amd, IP, MM pada keterangan rilisnya, Jum’at (23/08/2024).
Itupun menurut, Ridwan Susilo, Amd, IP MM menuturkan kegiatan tersebut mulai dari pengenalan biji kopi, proses brewing hingga seni menyajikan kopi itu sendiri.
“Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan diisi dengan sesi tanya jawab dan sharing session,” imbuh Karutan kelahiran Jogjakarta itu.
Para Barista profesional berbagi pengalaman dan tips sukses dalam dalam industri kopi, memberikan motivasi bagi WBP untuk mengembangkan keterampilan yang berpotensi sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nanti.
“Kegiatan pelatihan ini juga merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Sumenep,” ungkapnya.
Rutan Sumenep berupaya memberikan pelatihan yang relevan dan bermanfaat bagi warga binaan sehingga dirinya selesai menjalani masa pidana, akan memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk mencari nafkah.
Dengan diselenggarakannya kegiatan pelatihan ini, warga binaan pemasyarakatan menyambut antusias, terlihat dari semangat saat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Karutan Sumenep, Ridwan Susilo, Amd, IP MM sangat berharap dengan pelatihan Barista ini dapat memberikan pengetahuan dan membuka wawasan baru bagi warga binaan pemasyarakatan.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini diharapkan WBP tidak hanya mendapatkan keterampilannya baru, namun termos untuk meraih kesuksesan tentang peluang usaha di bidang kopi,” tandasnya. (REDJAVA****)








