JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-79, diperingati dengan berbagai cara unik dan menarik dengan semangat patriotisme dan nasionalisme tinggi oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
Begitu pula yang dilakukan oleh para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nasyrul Ulum Aeng Dake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep dengan membentangkan bendera merah putih raksasa berukuran 3 x 45 meter.
Secara bersama-sama para santri membentangkan bendera merah putih berukuran besar usai pelaksanaan upacara Hari Kemerdekaan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aeng Dake Bluto, Sabtu (17/08/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bendera yang dibentangkan oleh para santri sepanjang 45 meter sebagai tanda tahun kemerdekaan, yaitu 1945,” kata Moh. Ali Usman, SPd, salah satu Dewan Guru di Ponpes Nasyrul Ulum Aeng Dake, Kecamatan Bluto disela-sela kegiatan.
Kegiatan membentangkan bendera merah putih berukuran besar ini menjadi salah kegiatan unik dan menarik bagi masyarakat sekitar, disamping itu, ada kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh Ponpes Nasyrul Ulum Aeng Dake Bluto.
“Seperti lomba layang-layang kemerdekaan, lomba menghias tart snack, lomba miniatur garuda, lomba defila pasukan santri dan beberapa lomba lainnya menarik,” ungkapnya Moh. Ali Usman, SPd.
Sementara pada sisi lain, Wakil Ketua Pengasuh Ponpes Nasyrul Ulum Aeng Dake, Dr. Kiai Zamzani Sabiq, MPsi menuturkan bahwa baru kali Ponpes Nasyrul Ulum Aeng Dake Bluto mencoba hal-hal baru di setiap tahunnya.
“Ini salah bentuk penghormatan kami terhadap para pahlawan yang telah berkorban jiwa raganya untuk memerdekakan bangsa dan negara kita dari belenggu penjajahan,” tutur Dr. Kiai Zamzani Sabiq, MPsi kepada media ini, Minggu (18/08/2024).
Melalui kegiatan pembentangan bendera merah putih berukuran besar dirinya berharap para santri untuk dapat mengambil nilai-nilai yang terkandung didalamnya, bahwa untuk memajukan Indonesia butuh kerjasama semua elemen bangsa.
“Seperti waktu membentangkan bendera merah putih berukuran besar itu tadi, butuh kerjasama yang baik semua santri untuk melakukannya,” pungkas Dr. Kiai Zamzani Sabiq MPsi yang juga Ketua IKA UNAIR Sumenep itu menjelaskan. (REDJAVA****)








