Lima Tahun Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah di Kecamatan Kangayan Sudah Tahap Pemeriksaan Saksi

- Redaksi

Senin, 22 Juli 2024 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti SH Saat Diwawancarai Ketua DPC AWDI Sumenep M. Rokip

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti SH Saat Diwawancarai Ketua DPC AWDI Sumenep M. Rokip

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kasus dugaan pemalsuan ijazah di Kecamatan Kangayan, yang sempat dilaporkan oleh masyarakat pada tahun 2020 lalu tak kunjung klimaks, pasalnya kasus yang mencuat sejak 5 tahun yang silam di Pulau Kangean masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi.

Namun, Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Kasi Humas AKP Widiarti mengungkapkan akan mendatangkan tim ahli untuk mendalami penyidikan kasus tersebut.

“Kasus itu sudah ditangani, tinggal labfor yang belum,” ujar Widiarti saat didatangi sejumlah awak media yang tergabung dalam DPC AWDI Kabupaten Sumenep. Senin (22/7/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Widi menjelaskan, Terkait pelaporan dari masyarakat tentang kasus ijazah palsu yang dilakukan oleh kepala desa di kecamatan Kangayan, hal tersebut memang beberapa bulan yang lalu ada yang mengkroscek kepada pihaknya.

Baca Juga :  Usung Tema "Membangun Sinergi Kreatif, Inovatif dan Partisipatif Untuk Desa Lebih Maju", Pemdes Pamolokan Resmi Lantik Taruna Muda Wujudkan Desa Inovatif

“Saya konfirmasi ke penyidiknya yaitu pak Huda, proses itu memang sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” jelasnya.

Widi mengaku bahwa dalam kasus ijazah palsu yang melibatkan oknum kades di kecamatan Kangayan tersebut sudah dilakukan lab forensik untuk mengetahui keaslian ijazah itu.

Kasi Humas Polres Sumenep ini akan melakukan kroscek lagi pada pihak penyidik guna memastikan status ijazah oknum kades di Kangayan, namun pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan terkait siapa saksi-saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan karena dirinya berdalih untuk saksi-saksi bukan menjadi ranahnya tetapi wilayah penyidik.

Baca Juga :  Sumenep Melalui Kepala Bakesbangpol Terima Duplikat Teks Proklamasi dan Bendera Pusaka dari BPIP RI

“Mohon maaf kalau saksi-saksi itu ranahnya penyidik saya dak boleh bukan penyidik karena harus dilindungi saksi-saksi,” terangnya.

Dalam kasus ijazah palsu itu kata Widiarti, ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh penyidik, contohnya labfor yang nantinya akan diketahui ijazahnya itu benar asli atau palsu, saat disinggung soal penandatanganan ijazah itu Widi menjelaskan akan juga memanggil semua yang berkaitan dengan ijazah palsu.

“Kita tunggu aja ya. Jelas semua yang berkaitan dengan ijazah palsu itu pasti dijadikan saksi, untuk lebih jelasnya nanti saya cek lagi,” jelas Widi.

Baca Juga :  Pemuda Sumenep Siap Buka STIP di Kabupaten Sumenep

Pihaknya berharap dalam kasus ijazah palsu yang melibatkan oknum kades di Kecamatan Kangayan segera selesai, agar tidak menjadi beban tunggakan di Mapolres Sumenep, sebab menurutnya setiap perkara sudah masuk di data online, sehingga semua pejabat di Mabes bisa mengaksesnya.

“Kita kalau ada perkara sudah masuk data online kalau ada kesepakatan misalnya diselesaikan secara restorative justice itupun juga dipantau, sekarang itu masalah LP itu sudah online semua, semua bisa mengakses disitu termasuk pejabat-pejabat di mabes itu,” tandas Widiarti. (REDJAVA/Khol****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU