Cabai Jamu Salah Satu Jenis Tanaman Unggulan DKPP Sumenep

- Redaksi

Selasa, 25 Juni 2024 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Cabai Jamu di Pakandangan Sangra Kecamatan Bluto

Petani Cabai Jamu di Pakandangan Sangra Kecamatan Bluto

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemkab Sumenep juga akan terus memberikan perhatian untuk pengembangan pertanian, khususnya tanaman cabai jamu yang menjadi tanaman unggulan di Kota Keris ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan para penyuluh pertanian di setiap kecamatan di ujung timur Pulau Madura ini.

“Cabai jamu ini menjadi unggulan, selalu mahal harganya, di beberapa kecamatan di Sumenep ini sudah berjalan, dan kami terus melakukan pendampingan,” kata Chainur Rasyid, Selasa (25/06/2024)

Prospeknya tanaman cabai jamu memang menjadi atensi dari Pemkab Sumenep, artinya jika ada permintaan terutama dari kelompok tani (poktan) untuk kepentingan tanaman cabai jamu ini akan terus diprioritaskan.

Baca Juga :  Zaini Wer wer, N.G.O Madura : Pecat Semua Oknum yang Terlibat Semua Kasus di Rutan Medaeng

Meski memang selama ini tidak ada bantuan bibit cabai jamu. Nantinya akan diusahakan ada bantuan jika ada pengajuan dari poktan. Termasuk sarana prasarana penunjang lainnya juga akan diutamakan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan para penyuluh pertanian di desa-desa itu, agar selalu memberikan pembinaan-pembinaan kepada petani kita di Sumenep ini,” imbuhnya.

Chainur Rasyid juga berharap, agar para petani yang membutuhkan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan pertanian untuk tidak segan-segan dalam melakukan pengajuan, terutama yang dapat meningkatkan produksi hasil pertanian, terutama yang berhubungan dengan tanaman unggulan.

Baca Juga :  Tak Sekedar Ibadah, Inilah Cara PKS Sumenep Membahagiakan Rakyat di Idul Adha 1446 H

“Seperti cabai jamu ini di beberapa kecamatan memang aktif dilakukan pendampingan, meski banyak petani yang menjual sendiri hasilnya. Mahal cabai jamu itu,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Latpraops Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Sumenep Siapkan Strategi Buru Bandar Narkoba
Anggaran Sumenep 2026 Berubah, Bupati Minta Kebijakan Fiskal Lebih Responsif dan Tepat Sasaran
Siswa MTsN 2 Sumenep Ukir Prestasi Gemilang, Akhmad Syarif Nashrullah Juara 1 Tenis Meja Jatim 2026
Sumenep Menuju Kabupaten Kepulauan, Langkah Awal Sudah Dimulai
Upacara Bendera MAN Sumenep Soroti Etika Bermedia Sosial, Siswa Diminta Bijak Jaga Nama Baik Madrasah
Kebakaran Lahan Warga di Batuan Sumenep, 8 Prajurit Yonif TP 931/Kj Bergerak Cepat
67 Anak Sumenep Tersenyum, Bakti TNI AD Hadir Lewat Sunatan Massal Gratis
Bukan Sekadar Trofi, Plt Kadisperkimhub Sumenep Sebut Makna di Balik Juara Turnamen Voli

BERITA TERKAIT

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Latpraops Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Sumenep Siapkan Strategi Buru Bandar Narkoba

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Anggaran Sumenep 2026 Berubah, Bupati Minta Kebijakan Fiskal Lebih Responsif dan Tepat Sasaran

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Siswa MTsN 2 Sumenep Ukir Prestasi Gemilang, Akhmad Syarif Nashrullah Juara 1 Tenis Meja Jatim 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Sumenep Menuju Kabupaten Kepulauan, Langkah Awal Sudah Dimulai

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Upacara Bendera MAN Sumenep Soroti Etika Bermedia Sosial, Siswa Diminta Bijak Jaga Nama Baik Madrasah

BERITA TERBARU

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Siswahyudi Bintoro, S.Sos.,M.Si,

Birokrasi

Sumenep Menuju Kabupaten Kepulauan, Langkah Awal Sudah Dimulai

Senin, 10 Agu 2026 - 18:20 WIB