JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap delapan orang anak buah kapal (ABK) KM Vision Global di sebelah tenggara Pulau Sepanjang Sapekan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Diketahui Kapal Motor (KM) Global dengan rute Tuban – Maumere mengalami laka laut tenggelam di perairan laut yang berjarak 25 mil dari arah selatan Pulau Sepanjang, Sapekan pada hari Selasa (19/12/2023).
Akibat dari laka laut tersebut, sebanyak 21 orang ABK KM Vision Global terjatuh di laut. Dan sementara baru 13 orang ABK yang berhasil di evakuasi awak KM Niki Mila Utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian ke-13 anak buah kapal (ABK) tersebut di evakuasi ke Pelabuhan Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), sementara 8 orang ABK yang lainnya masih dalam proses pencarian.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhammad Hariyadi selaku SAR Mission Coordinator mengatakan pencarian itu dilakukan dengan menggunakan Alut RB (Rescue Boat) 220 dari Basarnas Mataram.
“Perbantuan RB 220 Basarnas Mataram dan Tim Rescue pos SAR Bima bertujuan untuk efisiensi jarak dan waktu,” kata Kepala SAR Surabaya, Muhammad Hariyadi, Sabtu (23/12/2023).
Lebih lanjut, ia menuturkan pada hari ke4 pencarian Tim RB 220 Basarnas Mataram melakukan pencarian di area seluas sekitar 270.59 mil laut.
“Itu berdasarkan rencana operasi penyisiran dilakukan secara paralel dengan jarak lintasan sekitar 1.5 mil dari laut,” tutur Muhamad Hariyadi.
Disela pencarian, kata Muhamad Hariyadi Tim RB 220 melakukan pemapelan melalui radio marine dengan kapal-kapal yang melintas di sekitar area pencarian.
“Pemapelan tersebut itu dilakukan pihak Syahbandar Pelabuhan Bima, KUPP Sapeken dan Polsek Sapeken Kabupaten Sumenep,” terangnya.
Kepala SAR Surabaya, Muhammad Hariyadi menambahkan Pemapelan tersebut dilakukan sebagai upaya lain untuk memaksimalkan proses pencarian ke-13 ABK yang hilang.
“Agar nantinya bila ada diantara kapal dan perahu melihat tanda-tanda keberadaan atau menemukan 8 ABK KM Vision Global diharapkan untuk segera memberikan bantuan evakuasi,” imbuhnya.
Adapun identitas ke8 orang anak buah kapal (ABK) tersebut, yaitu Musnawi, Mushadi, Wira P, Haryono, Sugeng S, Paisal, Yodi dan Delpi. (REDJAVA****)









