JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bertempat di Hotel Kaberas Jalan Siwalan Desa Pangarangan, Kecamatana Kota, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur digelar kegiatan Bincang Santai Bersama Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, SH, MH.
Kegiatan ini merupakan rangkaian acara memperingati bulan Juni sebagai bulan Bung Karno Sang Proklamator RI, turut dihadiri Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, SH, MH, Sekdakab, Ir Edy Rasyadi, MSi, Kadis DPMD Yusuf Anwar Sahroni, serta Budayawan Kondang, Ibnu Hajar dan Sekretaris DPC PDI-P Sumenep, Abrari Alzael.
Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH, MH berharap kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep, seharusnya sudah mulai bergairah dalam menerapkan pemikiran-pemikiran presiden Sukarno.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beliau Sang Proklamator RI, Presiden Soekarno adalah tokoh yang telah dikenal oleh dunia internasional, beliau memiliki kebiasaan untuk berpikir langkah lebih maju,” ucap Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, SH, MH disela-sela kegiatan.
Menurut orang nomer satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep itu memaparkan lebih jauh sosok Bung Karno, juga sudah terbiasa selalu hadir langsung mendengarkan keluhan dan permasalahan masyarakat, selanjutnya dicarikan solusinya.
“Orang baru berfikir, Beliau (Bung Karno) sudah berfikir, seperti main catur, beliau sudah melangkah 6 langkah,” pungkas Ketua DPC PDI-P Sumenep itu.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Budayawan Kondang, Ibnu Hajar, MPd mengatakan implementasi spirit sang Proklamator RI, Ir Soekarno sudah dinilai mulai bergelora di lingkup jajaran Pemkab Sumenep.
“Meski tidak secara keseluruhan, namun sedikitnya Pemkab Sumenep sejauh ini memang semakin menunjukan gairahnya dalam menerapkan nilai-nilai Bung Karno pada setiap kebijakan yang ditetapkan,” ucap sang Budayawan Kondang, Ibnu Hajar, MPd.
Ia menyebut khususnya mengenai penanaman faham Trisakti yang mencakup berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.
“Walaupun tidak seluruhnya, akan tetapi saya rasa di Kabupaten Sumenep ini sudah mulai merangkak, itu dalam bahasa pribadi saya, salah satunya melalui munculnya otonomi desa,” ucap Ibnu Hajar MPd saat dikonfirmasi awak media.
Untuk itu, pihaknya menilai perlu adanya pembudayaan dan pemahaman tentang regulasi desa. Karena ketika Kepala Desa sudah memiliki kesadaran komunal akan hal itu, secara otomatis pihaknya akan melakukan improvisasi yang bersentuhan langsung dengan Trisakti.
“Dampak dari penerapan spirit Bung Karno juga akan mampu menyadarkan masyarakat untuk tidak lagi merasa takut memberikan kritik dan saran positif kepada pemerintah,” pungkasnya. (REDJAVA****)









