Bahas Rencana Kerja Pemerintah 2024, Presiden : Jangan Sampai Ada Program Tidak Terselesaikan

Jumat, 3 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi memimpin SKP, di Istana Negara, Kamis (02/03/2023) siang. (Foto: Humas Setkab)

Presiden Jokowi memimpin SKP, di Istana Negara, Kamis (02/03/2023) siang. (Foto: Humas Setkab)

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) mengenai Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2024 dan Kebijakan di Bidang Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Kamis (02/03/2023), di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pengantarnya, Presiden mengingatkan jajaran pemerintah untuk menuntaskan semua program dan pembangunan yang telah direncanakan untuk tahun 2024 mendatang.

“Yang paling penting satu saja untuk urusan ini, jangan sampai ada pembangunan atau program yang tidak terselesaikan di 2024, agar semuanya menuju 2024 itu bisa kita selesaikan,” ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Kepala Bappenas), Suharso Monoarfa mengungkapkan, tahun 2024 merupakan tahun terakhir untuk pemenuhan target sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024.

Baca Juga :  Silaturahmi Bareng Masyarakat di Papua Barat, Kapolri : TNI-Polri Solid dan Siap Kawal Program Pemerintah

“Target-target pembangunan atau sasaran-sasaran pembangunan pada tahun 2024 itu kita ingin dekatkan pada target yang sudah disusun di dalam kerangka RPJMN 2019-2024,” ujarnya

Lebih lanjut, Suharso pun memaparkan arah kebijakan yang diusung RKP Tahun 2024 dengan tema “Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” tersebut, mulai dari penghapusan kemiskinan ekstrem hingga pelaksanaan pemilihan umum (pemilu).

“Penekanannya di dalam RKP 2024 yang pertama adalah pengurangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, revitalisasi industri dan penguatan riset terapan, penguatan daya saing usaha, pembangunan rendah karbon dan transisi energi, percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas, percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara, dan pelaksanaan Pemilu 2024,” ujarnya.

Lebih lanjut Suharso memaparkan, berdasarkan skenario yang disusun Bappenas, sasaran pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan dalam RKP 2024 adalah sebesar 5,3 hingga 5,7 persen.

Baca Juga :  Polri Naikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi ke-13 Pati

“Salah satu sumber-sumber pertumbuhannya kalau kita lihat dari sisi pengeluaran adalah investasi, juga berharap tingkatan produktivitas pada UMKM, pertanian dan industri manufaktur yang diharapkan bisa menjadi pengungkit atau enabler dalam pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Sementara untuk tingkat kemiskinan, lanjut Kepala Bappenas, diharapkan dapat ditekan di kisaran 6,5 hingga 7,5 persen, tingkat pengangguran terbuka (TPT) 5 hingga 5,7 persen, rasio gini 0,374 hingga 0,377, indeks pembangunan manusia (IPM) di kisaran 73-74, penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) 27,27, nilai tukar petani (NTP) 105 hingga 108, dan nilai tukar nelayan (NTN) hingga 110.

Baca Juga :  Peduli Lansia, Rutan Sumenep Bagikan Vitamin dan Nutrisi Tambahan untuk 11 Warga Binaan

“Nanti akan dibicarakan secara lebih detail untuk menyusun rincian rencana kegiatan per kementerian dan lembaga termasuk di mana lokasinya, dan bersama-sama Kementerian Keuangan untuk memastikan alokasi anggarannya pada tahun 2024,” tandas Suharso. (REDJAVA/BPMI-SETPRES)

Berita Terkait

DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen
Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional
Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah
Haflatul Imtihan Annuqayah 2026 Perkuat Sanad Keilmuan Melalui Bedah Buku The Qur’anything
Kisah Haru Nabil Sidoarjo: Tak Bisa Berjalan Pasca Kecelakaan, Kini Dapat Kursi Roda dan Jaminan Pendidikan dari Lita Machfud Arifin
Kurve di Mako Polres Sumenep, Bangun Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan
Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang
Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:00 WIB

DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:55 WIB

Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:36 WIB

Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:30 WIB

Haflatul Imtihan Annuqayah 2026 Perkuat Sanad Keilmuan Melalui Bedah Buku The Qur’anything

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kisah Haru Nabil Sidoarjo: Tak Bisa Berjalan Pasca Kecelakaan, Kini Dapat Kursi Roda dan Jaminan Pendidikan dari Lita Machfud Arifin

Berita Terbaru