Bupati Mojokerto Sampaikan Keputusan Dua Raperda di Sidang Paripurna DPRD

- Redaksi

Senin, 7 Februari 2022 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mojokerto ikuti sidang paripurna bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto (foto: by Diskominfo)

Bupati Mojokerto ikuti sidang paripurna bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto (foto: by Diskominfo)

Javanetwork.co.id, Mojokerto – Bupati Mojokerto bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Penetapan Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2022 di Ruang Rapat Graha Wicesa Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, (7/2).

Dalam persetujuan bersama tersebut, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengungkapkan ada dua Raperda yang diajukan antara lain Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan untuk Kegiatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Tahun 2024 dan Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan pertimbangan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Dana Cadangan Kegiatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 ini ditujukan untuk menjamin terlaksananya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang lebih demokratis sehingga perlu dipertimbangkan.

“Pada dasarnya, Raperda ini ditujukan untuk kegiatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 dan disusun untuk menjamin penyelenggaraan kegiatan berjalan lebih demokratis,” ujarnya, senin (7/2/2022).

Ikfina juga menegaskan bahwa sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan Pasal 18 ayat 4 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 bahwa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati memerlukan penyediaan dana yang cukup besar dan dana yang seharusnya disediakan tidak dapat dibebankan pada satu tahun anggaran.

Mengingat hal tersebut nantinya akan dapat mempengaruhi keseimbangan penyediaan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah sehingga perlu adanya dana cadangan daerah pada program pengeluaran pembiayaan daerah untuk kegiatan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024.

Baca Juga :  Polres Sumenep Terjunkan 126 Personel Dalam PAM Unras di Kantor Kejari Sumenep

“Mengingat dana yang dibutuhkan dalam kegiatan pemilihan itu cukup besar, maka diperlukan peraturan daerah tentang dana candangan ini agar nantinya tidak dibebankan pada dana satu tahun anggaran,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati Ikfina menambahkan bahwa sehubungan telah terbitnya Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 3 tahun 2021, telah membawa perubahan yang signifikan terhadap kegitan Badan Usaha Milik Desa.

Baca Juga :  Putra Seorang Jaksa Kejari Sumenep Sabet Juara 1 Lari 60 M di Kejurkab Atletik Bupati Cup 2024

Adanya regulasi-regulasi tersebut telah mengakibatkan Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2019 menjadi tidak sesuai dan tidak dapat diimplementasikan kembali. Sehingga dalam rangka mewujudkan keselarasan regulasi di daerah, perlu dilakukan pencabutan terhadap Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Badan Usaha Milik Desa. Selain itu Ikfina juga mengatakan bahwa tidak ada amanat yang memerintahkan daerah untuk membentuk peraturan daerah mengenai BUMD.

“Perda Nomor 9 tahun 2019 tentang BUMD pada saat ini sudah tidak lagi sesuai dan tidak dapat diimplementasikan. Sehingga dalam hal ini perlu saya ajukan dilakukan pencabutan,” tambah Ikfina. (*)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Temui Kapolresta, KWK Beberkan Ancaman Narkoba dan Judi di Wilayah Kepulauan Sumenep
KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan
Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia
Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat
Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata
Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal
Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini
Wabup Sumenep Sebut Lomba HUT ke-81 RI Perkuat Sinergi dan Semangat Kerja ASN

BERITA TERKAIT

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Temui Kapolresta, KWK Beberkan Ancaman Narkoba dan Judi di Wilayah Kepulauan Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:56 WIB

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal

BERITA TERBARU