JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, suasana Desa Pakandangan Sangrah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, berubah semarak dan penuh warna, Sabtu (14/02/2026).
Ratusan siswa SDN Pakandangan Sangrah mengikuti kegiatan Tarhib Ramadan yang berlangsung meriah, diiringi dentuman drumband Gita Al Husna yang membawakan lima lagu sekaligus.
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Kepala Desa Pakandangan Sangrah, H. Sukandar, S.E., dari kediamannya.
Pelepasan itu menjadi simbol dukungan pemerintah desa terhadap upaya sekolah dalam menanamkan nilai keagamaan dan karakter positif kepada generasi muda.

Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengenakan atribut unik berupa mahkota bertuliskan “Marhaban Ya Ramadan” yang mereka buat sendiri.
Kreativitas itu menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menunjukkan semangat menyambut bulan penuh berkah.
Kepala SDN Pakandangan Sangrah, Susilawati, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan Tarhib Ramadan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari pendidikan karakter.
“Kami ingin anak-anak menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan. Tarhib ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai religius sekaligus membangun rasa percaya diri dan kebersamaan,” kata Susilawati kepada media ini usai kegiatan.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam membuat mahkota dan mengikuti drumband merupakan bentuk pembelajaran kreatif di luar kelas.
“Mahkota ‘Marhaban Ya Ramadan’ itu hasil karya mereka sendiri. Kami ingin menumbuhkan kreativitas sekaligus tanggung jawab. Anak-anak merasa bangga karena bisa menampilkan sesuatu yang mereka buat sendiri,” ujarnya.
Suasana semakin hidup ketika drumband Gita Al Husna memainkan lima lagu dengan penuh semangat. Dentuman perkusi dan harmonisasi alat musik tiup memikat perhatian warga yang memadati sepanjang rute pawai.
Wali murid dan masyarakat sekitar tampak memberikan dukungan, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat.
Lebih lanjut, Susilawati menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi energi positif bagi siswa.
“Kami sangat bersyukur karena wali murid dan masyarakat ikut antusias. Dukungan ini sangat berarti untuk membangun mental dan karakter anak-anak agar semakin percaya diri,” ungkap Susilawati.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, sekolah membagikan Jurnal Ramadan kepada seluruh siswa. Jurnal tersebut dirancang sebagai alat kontrol untuk memantau perkembangan ibadah, kedisiplinan, serta kebiasaan baik siswa selama bulan Ramadan.

“Melalui Jurnal Ramadan, kami ingin membiasakan anak-anak disiplin dalam beribadah, mencatat kegiatan positif, dan merefleksikan apa yang sudah mereka lakukan setiap hari. Harapannya, nilai-nilai kebaikan itu tidak hanya bertahan di bulan Ramadan, tetapi menjadi karakter yang melekat,” tutup Susilawati.
Ia berharap kegiatan ini mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.
Tarhib Ramadan SDN Pakandangan Sangrah menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui cara yang kreatif, kolaboratif, dan menyenangkan.
Di tengah dentuman drumband dan senyum ceria anak-anak, terselip harapan besar agar Ramadan tahun ini menjadi momentum lahirnya generasi yang religius, disiplin, dan penuh semangat kebersamaan. (REDJAVA/$$$)











