JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Persaingan sengit antarregu mewarnai babak semifinal ke-1 Intelligent Student Competition Pendidikan Diniyah (ISCO Pediyah) jenjang SD Tahun 2025. Ajang bergengsi yang digelar di Aula KPRI Serba Usaha, Kecamatan Kota Sumenep, Jumat (17/10/2025) ini berlangsung penuh semangat dan sorak-sorai pendukung.
Tiga regu terbaik dari berbagai kecamatan tampil menunjukkan kemampuan terbaiknya, yakni Regu Kecamatan Pasongsongan 4, SDN Pragaan Laok I (Kecamatan Pragaan), dan SDN Kalianget Timur VII (Kecamatan Kalianget). Kategori cerdas cermat menjadi ajang adu kecepatan berpikir, ketepatan jawaban, dan kerja sama tim.
Setelah melalui pertarungan ketat, SDN Pragaan Laok I berhasil unggul dan memastikan langkah ke babak final yang akan digelar pada 22 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Ardiansyah Ali Shochibi, ST, MT, mengaku bangga melihat semangat luar biasa para peserta.

“Anak-anak ini bukan hanya berkompetisi, tapi mereka belajar berpikir cepat, berani tampil, dan menghargai proses. Itu nilai yang jauh lebih berharga dari sekadar menang atau kalah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga membagikan door prize sebagai bentuk apresiasi terhadap sportivitas seluruh peserta.
“Kami ingin menumbuhkan suasana kompetisi yang menyenangkan. Melalui ISCO Pediyah, kami dorong siswa-siswi SD untuk berprestasi, berakhlak mulia, dan mencintai dunia pendidikan diniyah,” tambahnya.
Sementara itu, Ahmad Rasul Hariz, S.Sos., M.MPd., selaku Analis Kebijakan Dinas Pendidikan sekaligus Ketua Panitia ISCO Pediyah jenjang SD tingkat Kabupaten Sumenep, menyebut ajang ini sebagai momentum penting bagi pembinaan generasi muda Sumenep.
“ISCO Pediyah ini bukan hanya lomba cerdas cermat, tapi wadah pembentukan karakter dan semangat belajar. Kami ingin anak-anak Sumenep mencintai ilmu sekaligus bangga dengan pendidikan diniyah,” tuturnya.
Rasul menambahkan, tahun ini pihak panitia berupaya menghadirkan konsep lomba yang lebih menarik dan interaktif.

“Kami buat acaranya tidak monoton, agar anak-anak merasa gembira sekaligus termotivasi. Setiap peserta punya kesempatan yang sama untuk tampil dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” jelasnya.
Dirinya juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dalam menjaga keberlanjutan kegiatan tersebut.
“Kami akan terus mendukung ISCO Pediyah agar menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan berdampak. Harapannya, kegiatan ini bisa melahirkan bibit unggul yang siap bersaing di masa depan,” pungkasnya.
Gelaran semifinal ke-1 ISCO Pediyah 2025 ini menjadi bukti nyata semangat siswa SD di Kabupaten Sumenep untuk terus berprestasi. Final yang akan berlangsung pada 22 Oktober mendatang diyakini bakal menjadi puncak persaingan seru antarregu terbaik untuk merebut gelar juara ISCO Pediyah tahun ini. (REDJAVA****)








