JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Prestasi atletik Kabupaten Sumenep kembali berkibar di pentas regional sebelumnya, atlet Dwiki Virly meraih medali perak di ajang East Java Open Track And Field Championship 2025.
Kali ini giliran Sulaifan, sprinter muda berbakat yang sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang sama yang digelar di Lapangan Olahraga Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu (10/05/2025).
Tak tanggung-tanggung, Sulaifan berhasil membawa pulang dua medali bergengsi sekaligus perak di nomor 100 meter putra dan emas di nomor 200 meter putra.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Capaian ini sekaligus mempertegas posisi Sumenep sebagai lumbung atlet atletik potensial di Jawa Timur, bahkan Indonesia.
Kepastian prestasi ini disampaikan langsung oleh Ketua PB PASI Sumenep, Abdul Moedjib, saat dihubungi media ini pada Sabtu malam.
“Alhamdulillah, Sulaifan tampil luar biasa hari ini. Dia berhasil meraih medali perak di nomor 100 meter putra, dan yang paling membanggakan meraih medali emas di nomor 200 meter putra,” ungkap Moedjib dengan penuh semangat.
Menurut Moedjib, pencapaian Sulaifan adalah hasil dari proses pembinaan yang konsisten, disiplin latihan tinggi, serta semangat juang luar biasa dari sang atlet.
Ia juga menyebut bahwa Sulaifan merupakan salah satu dari generasi baru atletik Sumenep yang kini mulai diperhitungkan secara serius di level provinsi dan nasional.

“Kami bangga sekali. Ini bukan hanya tentang medali, tapi tentang pesan bahwa atlet Sumenep bisa bersaing, bahkan mendominasi, di level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Ajang East Java Open sendiri dikenal sebagai salah satu kompetisi paling kompetitif di Jawa Timur, yang mempertemukan ratusan atlet dari berbagai daerah.
“Medali emas di nomor 200 meter putra ini bukanlah perkara mudah, sebab nomor tersebut diisi oleh pelari-pelari terbaik dari berbagai kota/kabupaten,” jelasnya.
Kemenangan Sulaifan pun disambut hangat oleh rekan-rekannya di PASI Sumenep, termasuk para pelatih dan pengurus.
Banyak pihak optimistis bahwa atlet muda ini akan menjadi bagian penting dari regenerasi atletik nasional, mengikuti jejak Maulana Ismail yang kini sedang dipersiapkan ke SEA Games 2025.
“Sumenep tidak hanya punya satu bintang. Setelah Dwiki dan Maulana, kini muncul nama Sulaifan. Ini membuktikan bahwa sistem pembinaan kita berjalan dengan arah yang benar,” kata Moedjib lagi.
PB PASI Sumenep pun mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan moral dan doa bagi para atlet daerah.
“Prestasi ini adalah milik bersama. Kami hanya berharap, dari Sumenep akan terus lahir juara-juara baru yang mengharumkan nama bangsa,” tutupnya. (REDJAVA****)









