JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep, Suharjono, mengungkapkan sikap sederhana yang konsisten ditunjukkan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Salah satu bentuk nyata dari sikap itu adalah penolakan terhadap pengadaan mobil dinas baru.
“Pak Bupati tidak ingin ada pemborosan. Beliau memilih tetap menggunakan mobil dinas yang lama karena anggaran pembelian mobil baru lebih baik dialihkan untuk kepentingan rakyat,” ungkap Suharjono, Sabtu (12/4/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Suharjono, kebijakan tersebut mencerminkan komitmen kuat Bupati dalam menjalankan prinsip efisiensi serta keberpihakan terhadap masyarakat.
Pihaknya menegaskan, Bupati Fauzi ingin setiap rupiah dari APBD memberi manfaat sebesar-besarnya bagi publik.
“Ini bukan sekadar simbol kesederhanaan, tapi keputusan nyata yang berdampak. Beliau benar-benar memprioritaskan kebutuhan rakyat,” katanya
Langkah ini, lanjut Suharjono, juga sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang tengah digaungkan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Tujuannya adalah membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien, dan responsif terhadap aspirasi warga,” ujarnya.
Suharjono menjelaskan, saat ini Bupati Achmad Fauzi memiliki dua unit mobil dinas merek Hyundai.
“Mobil Hyundai tipe IONIQ Signature AT warna hitam tahun 2021 dengan nomor polisi M 1541 VP. Kemudian Hyundai tipe SANTA FE Gasoline tahun 2021 dengan nomor polisi M 1 TP,” jelasnya.
Terkait keberadaan mobil Mercy dan Pajero, Suharjono menuturkan bahwa keduanya merupakan kendaraan dinas hasil pengadaan pada masa Bupati sebelumnya.
“Mobil Pajero kini digunakan sebagai kendaraan dinas Wakil Bupati, sementara Mercy hanya dipakai saat menerima tamu kehormatan, seperti kunjungan kerja menteri atau pejabat tinggi dari luar daerah,” pungkasnya. (REDJAVA****)








