Wow..! Pamekasan, Harga Tembakau Madura Tembus Rp79 Ribu, Petani Terima Kasih P4TM

- Redaksi

Jumat, 1 September 2023 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis NGO Madura Zeini Wer Wer

Aktivis NGO Madura Zeini Wer Wer

JAVANETWORK.CO.ID.PAMEKASAN – Dua tahun terakhir ini musim tembakau di Madura dari tahun 2022-2O23 terus mengalami peningkatan, harga tembakau terus menarik, kondisi itu memetik perhatian publik.

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Zaini Werwer, Pemerhati Tembakau Madura. Stabilnya harga tembakau Madura salah satunya peran ulama dan pedagang yang sangat peduli terhadap nasib petani.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada para ulama BASSRA yang telah menggagas lahirnya Paguyuban Pelopor Petani Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM), gerakannya jelas dan kongkrit dalam mengawal kesejahteraan petani tembakau,” kata Werwer, sapaan akrabnya, kepada sejumlah media, Jum’at (01/09/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatannya, saat ini harga tembakau di bawah tembus di angka Rp79 ribu sampai Rp100 ribu per kg.

“Salutnya lagi dari setiap pengambilan sampel tembakaunya itu tetap masuk pembelian atau tetap dibeli sebagaimana yang kami tahu di gudang milik H.Her yang berlokasi di Blumbungan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Raih Katagori Baik Dalam Anugerah Meritrokasi KASN 2022

Ditegaskan Werwer, apresiasi dan ungkapan terima kasih yang mendalam tidak hanya disampaikan kepada ulama BASSRA dan P4TM, melainkan hadirnya para pengusaha rokok lokal yang ada di Madura, khususnya di Pamekasan. Menurutnya, keberadaan pengusaha rokok lokal tersebut sangat berdampak positif terhadap perputaraan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukti nyata, selain mengurangi angka pengangguran juga mampu mendongkrak perekonomian, tentu juga berdampak pula pada mahalnya harga tembakau Madura,” tegas aktivis nasionalis pengagum Soekarno ini.

Lanjut dia, mengaku sedikit kecewa terhadap tindakan Bea Cukai Madura yang masih kurang populis. Seharusnya tindakan tegas harus dimbangi tindakan yag edukatif, karena jelas masyarakat di bawah masih butuh banyak tahapan dalam pengurusan izin maupun cukainya.

Baca Juga :  Yonif 931/Ksatria Joko Tole Gelar Upacara Kenaikan Pangkat, Danyon Tekankan Amanah dan Loyalitas Prajurit

“Di mana seringkali menindak tegas adanya rokok bodong, bahkan jutaan rokok bodong yang ditangkap dan di musnahkan, tapi itu semua saya memahami dan memaklumi karena tugasnya Bea Cukai, akan tetapi kami berharap ketegasan ini tidak menyebabkan perekonomian masyarakat jadi mampet dan para buruh kehilangan pekerjaan, bolehlah di tindak tapi jangan dihabisi, upayakan pendekatan secara persuasif dan lakukan pembinaan bukan pembinasaan,” ujarnya di sela-sela berangkat menjelang sholat Jumat di Masjid Assyuhada Pamekasan.

Di sisi lain, aktivis legendaris ini juga mengajak kepada semua pihak agar bahu membahu, bergotong royong mencarikan solusi yang solutif agar pengusaha rokok lokal, khususnya bagi pemula bisa memproduksi rokoknya dengan kualitas yang bersaing dan memiliki legalitas yang jelas.

Baca Juga :  Wow...! Tim Voli Putra Polda Jatim Juara Kapolri Cup 2024 usai Kalahkan Tim Polda Jabar di Laga Final

“Kami masih ingat kata-kata singkat Ketua P4TM H. Her, jayalah petani tembakau Madura. Jadi saya tegaskan sudah saatnya tembakau Madura menjadi daun mas dan petani sejahtera dan bahagia, dan rokok lokal Madura bangkit dan berkualitas dan berlegalitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Petani asal Pakong, Ahmad Maulidi, mengatakan, jika saat ini harga tembakau di bawah bervariasi, mulai di harga Rp60 ribu sampai 79 ribu per kg. Bahkan ada yang tembus Rp90 ribu.

“Sakalangkong kepada semua pihak yang telah mengawal stabilnya harga tembakau, teruma kepada H. Her Ketua P4TM dan Pemilik Gudang Bawang Mas, semoga pojur teros,” ujarnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bangselok Perkuat Persatuan, Lurah Edy: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Kebersamaan
FRPB X Banteng Sakera Nahdliyin Siagakan Ambulans dan Relawan di Pelabuhan Kalianget, Perkuat Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
Mutasi Personel Mulai Bergulir Pascakenaikan Status Polresta Sumenep, Publik Harapkan Reformasi Pelayanan dan Penegakan Hukum
Turnamen Bal Budhi Bupati Cup II 2026 Pecahkan Antusiasme, Kalianget Resmi Dinobatkan sebagai Kampoeng Olahraga Bal Budhi
IPNU-IPPNU Sumenep Resmi Dilantik, KH. Widadi Rahim Tekankan Akhlak, Ilmu dan Khidmah
KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi di Tengah Kepungan Asap
Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026
Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan Rangkaian HUT ke-81 RI di Guluk-Guluk, Camat Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Semangat Gotong Royong

BERITA TERKAIT

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:35 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bangselok Perkuat Persatuan, Lurah Edy: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Kebersamaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:22 WIB

FRPB X Banteng Sakera Nahdliyin Siagakan Ambulans dan Relawan di Pelabuhan Kalianget, Perkuat Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Mutasi Personel Mulai Bergulir Pascakenaikan Status Polresta Sumenep, Publik Harapkan Reformasi Pelayanan dan Penegakan Hukum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Turnamen Bal Budhi Bupati Cup II 2026 Pecahkan Antusiasme, Kalianget Resmi Dinobatkan sebagai Kampoeng Olahraga Bal Budhi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:55 WIB

IPNU-IPPNU Sumenep Resmi Dilantik, KH. Widadi Rahim Tekankan Akhlak, Ilmu dan Khidmah

BERITA TERBARU