JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Warga Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan keberadaan kabel jaringan telekomunikasi yang diduga milik salah satu penyedia layanan, termasuk Telkom, yang melintang tepat di bawah atap rumah sekaligus toko milik warga.
Kabel tersebut dinilai mengganggu kenyamanan serta berpotensi membahayakan keselamatan pemilik bangunan, terutama saat malam hari atau ketika angin kencang melanda.
Pemilik ruko, Bang Aril, membenarkan bahwa kabel yang terpasang di bawah atap depan tokonya sangat mengganggu aktivitas dan menimbulkan kekhawatiran serius.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kabel itu sangat mengganggu. Kami khawatir bisa membahayakan, apalagi pada malam hari. Kalau ada angin, kami sangat-sangat khawatir, Mas,” kata Bang Aril kepada media ini, Sabtu (27/12/2025)
Tak hanya itu, Bang Aril sapaan akrabnya juga mengaku kecewa karena pemasangan tiang dan kabel dilakukan tanpa sepengetahuan maupun izin darinya sebagai pemilik lahan.
“Saya sangat kecewa, Mas. Tiba-tiba ada tiang berdiri di lahan saya tanpa sepengetahuan saya, tanpa pamit, tanpa izin,” tegasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kabel jaringan tersebut tampak tidak tertata dengan baik dan berada pada ketinggian yang dinilai tidak aman. Bahkan, sebagian kabel terlihat sudah masuk ke area bawah atap rumah dan toko warga.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga sekitar, mengingat potensi risiko kecelakaan, baik akibat senggolan, terpaan angin, maupun faktor cuaca lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia layanan telekomunikasi maupun instansi terkait mengenai keberadaan dan penataan kabel tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan serta tindak lanjut atas keluhan warga.









