Wakili Kadisdik, Kabid GTK Disdik Sumenep Resmi Membuka Pelatihan Penulisan Buku Non Fiksi Bagi Guru ASN

Senin, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Akhmad Fairusi, SPd, M.AP saat Membuka Pelatihan Penulisan Buku Non Fiksi Bagi ASN Guru di Hotel Asmi Sumenep, Senin (30/09/2024)

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Akhmad Fairusi, SPd, M.AP saat Membuka Pelatihan Penulisan Buku Non Fiksi Bagi ASN Guru di Hotel Asmi Sumenep, Senin (30/09/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menggelar pelatihan penulisan Buku Non Fiksi bagi Guru ASN jenjang TK/SMP yang berlangsung di Hotel Azmi Sumenep, Senin (30/09/2024).

Pelatihan penulisan Buku Non Fiksi bagi Guru ASN di Kabupaten Sumenep ini merupakan wujud nyata dari komitmen Disdik Sumenep dalam meningkatkan kompetensi literasi guru dan itu sangatlah penting bagi setiap guru dalam berkarya tulis.

Dalam kesempatan itu, Kabid GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP mewakili Kadisdik Sumenep menyampaikan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi dalam kegiatan pelatihan penulisan Buku Non Fiksi bagi Guru ASN.

“Semoga dengan kebarokahan yang Allah SWT berikan kepada kita kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua,” kata Kabid GTK Akhmad Fairusi, SPd, M.AP mewakili Kadisdik saat membuka acara pelatihan ini.

Menurut dia dimungkinkan guru untuk merenungkan pengalaman dan berbagi pengetahuan yang dimiliki melalui karya tulisan, oleh karena peningkatan kemampuan menulis guru itu memiliki signifikan dan kepentingan yang besar dalam konteks pendidikan.

Baca Juga :  Masuki Pertengahan Bulan Suci Ramadhan 1444 H, PWI Sumenep Berbagi Kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Sebagai pihak yang sangat berperan dalam proses pembelajaran, guru memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan menulis untuk peserta anak didik di lingkungan sekolah. Tentunya kemampuan menulis seorang guru tidak hanya mencakup kejelasan penyampaian materi tulisan.

“Namun juga harus melibatkan kemampuan untuk memberikan kemampuan untuk memberikan inspirasi, motivasi dan panduan kepada peserta didik dalam mengembangkan keterampilan menulis mereka sendiri. Selain itu menulis dianggap sebagai cara untuk mengekspresikan ide, gagasan, pikiran, atau perasaan melalui lambang kebahasaan,” paparnya.

Diyakini atau tidak kata Akhmad Fairusi, SPd, M.AP menuturkan bahwa guru dengan keterampilan menulis yang baik dapat menciptakan materi belajar yang menarik dan informatif serta akan memudahkan peserta didik untuk memahami dan meresapi isi pelajaran.

“Jadi dalam pelatihan penulisan Buku Non Fiksi ini guru itu diharapkan harus mampu merancang tugas – tugas kreatif dan lebih bermakna mendorong peserta didik untuk lebih berpikir kritis dalam menyampaikan ide-ide yang efektif,” ungkapnya.

Kabid GTK Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, SPd, M.AP melanjutkan bahwa budaya dan kebiasaan menulis itu menjadi bagian integral dari tugas seorang guru, baik sebelum, selama ataupun setelah proses pembelajaran, peningkatan kemampuan menulis guru harus bermanfaat dalam pengembangan pembelajaran serta dalam meningkatkan karir, jabatan, dan profesionalisme.

“Disamping itu guru yang mahir dalam menulis harus dapat memberikan umpan balik yang konstruktif dan mendalam kepada peserta didik dalam membantu mereka terus meningkatkan keterampilan menulis dan menjadi teladan yang positif bagi peserta didik,” lanjut Fairuz sapaannya.

Untuk itu Kabid GTK Disdik Sumenep menegaskan bahwa menulis bukan hanya keterampilan yang penting dalam kehidupan sehari-hari dan karir, tetapi juga memberikan inspirasi kepada peserta didik untuk merasa lebih termotivasi dalam mengembangkan kemampuan menulis seorang guru.

Baca Juga :  Wakapolri Lepas Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU ke Afrika Tengah

“Peningkatan kemampuan menulis seorang guru juga dapat mendukung partisipasi mereka dalam penelitian, penulisan buku atau artikel, serta berbagi pengetahuan dengan komunitas pendidikan secara luas pada umumnya,” ujar Kabid GTK Akhmad Fairusi, SPd, M.AP.

Dengan demikian pihaknya menyatakan bahwa peningkatan kemampuan menulis guru menjadi suatu investasi krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih berkualitas serta membantu mengembangkan kemampuan komunikasi, kritis.

“Dan juga tentunya dengan ide-ide yang esensial di dalam rangka mensukseskan mereka dalam lingkungan yang terus menerus berubah setiap waktu dan komplek ini didalam proses pembelajaran di lingkungan sekolah dan sekitarnya,” terangnya.

Lebih lanjut Kabid GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada guru yang telah mengikuti kegiatan pelatihan Buku Non Fiksi yang digelar Disdik Sumenep selama dua hari sejak tanggal 30 September hingga 1 Oktober 2024.

“Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pelatihan ini dapat diimplementasikan dengan baik di sekolah masing-masing demi kemajuan pendidikan dan komitmen gerakan literasi di Kabupaten Sumenep,” tutupnya.

Pembukaan kegiatan pelatihan Penulisan Buku Non Fiksi bagi Guru ASN jenjang TK/SD/SMP digelar Disdik Sumenep selama dua hari ini dibuka secara langsung oleh Kabid GTK Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, SPd, M.AP mewakili Kadisdik Agus Dwi Saputra, SSos, MSi dengan pembacaan Basmalah. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Lomba Catur HUT RI ke-80 Dibuka Khidmat oleh Wabup Sumenep, Eksibisi Seru Meriahkan Suasana

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru