JAVANETWORK.CO.ID.PAMEKASAN — Sebanyak 70 atlet karate INKAI dari Kabupaten Pamekasan dan Sumenep mengikuti uji tanding bersama sebagai bagian dari persiapan serius menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) INKAI Jawa Timur 2026 yang akan digelar pada 16–18 Januari 2026 di Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Pamekasan, Minggu (04/02/2025) ini menjadi ajang strategis untuk mengukur kesiapan atlet, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental bertanding sejak dini.
Ketua INKAI Cabang Sumenep, Abd Jamik, menegaskan bahwa uji tanding lintas daerah merupakan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan yang tidak bisa dilakukan secara instan.
“Kami tidak ingin atlet berangkat ke Kejurprov hanya bermodal latihan rutin. Uji tanding seperti ini adalah tolok ukur nyata untuk melihat kesiapan mereka menghadapi tekanan pertandingan sesungguhnya,” kata Abd Jamik kepada media ini, Ahad (04/01/2025).
Menurutnya, Kejurprov INKAI Jawa Timur merupakan ajang prestisius yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten/kota, sehingga persiapan harus dilakukan secara sistematis dan berjenjang.
“Kejurprov adalah panggung pembuktian. Karena itu, kami membangun mental juara sejak sekarang, bukan mendadak menjelang pertandingan,” ujarnya.
Abd Jamik juga menekankan bahwa uji tanding ini bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan sarana evaluasi menyeluruh terhadap kualitas atlet.
“Di sini kami bisa membaca kekuatan, kelemahan, disiplin, hingga karakter bertanding atlet. Dari situ pelatih dapat menyusun program latihan yang lebih presisi dan terukur,” jelas Abd. Jamik.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembinaan atlet INKAI Sumenep tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang konsisten mendorong kemajuan olahraga karate di daerah.
“Kami bersyukur kegiatan ini mendapat dukungan dari Sultan ABJ H. Yudik, 69 Edan Ahmad, Arina Hidayah, serta HM Ganding. Dukungan moral dan fasilitas dari mereka menjadi energi besar bagi pembinaan atlet,” tegasnya.
Selain sebagai ajang evaluasi teknis, uji tanding ini juga memperkuat sinergi antar-pengurus, pelatih, dan atlet, sekaligus mempererat hubungan olahraga antara Kabupaten Pamekasan dan Sumenep.
Uji tanding diikuti atlet kategori kata dan kumite, hasil seleksi dari berbagai dojo di masing-masing daerah. Kegiatan ini direncanakan menjadi agenda berkelanjutan hingga mendekati pelaksanaan Kejurprov INKAI Jawa Timur 2026.
“Kami INKAI Sumenep optimistis, dengan pembinaan yang konsisten, dukungan lintas elemen, serta uji tanding yang terukur, para atlet mampu tampil kompetitif dan mengharumkan nama daerah di level provinsi,” pungkas Abd. Jamik. (REDJAVA****)













