Tulisan Slogan ” Pecat Yakut ” Dari Jabatan Sebagai Menteri Agama Menghiasi Aksi Damai Bela Islam Aliansi Masyarakat Lampung Utara

Rabu, 9 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Damai Bela Islam

Aksi Damai Bela Islam

JAVANETWORK.CO.ID.LAMPUNG UTARA -Aliansi masyarakat Lampung Utara lakukan aksi damai bela islam dengan slogan ‘Pecat Yakut’ dari jabatan sebagai Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia. Yakut dianggap telah melakukan penistaan agama karena telah menganalogikan Suara Adzan dengan gonggongan anjing.

Ungkapan itu dianggap tidak pantas keluar dari seorang pejabat tinggi sekelas Menteri, mereka tidak akan berhenti menyerukan kezaliman yang terjadi di Negeri Republik Indonesia.

Baca Juga :  DPC AWDI SUMENEP AKAN GELAR RAKER DI JAKARTA, TINGKATKAN JURNALIS DAERAH DI TENGAH DISRUPSI DIGITAL

“Kita menyampaikan akan menuntut Menteri Agama untuk meminta maaf kepada umat islam. Kemudia, kami minta agar bapak Presiden untuk memberhentikan Yakut dari Menteri Agama, kalau tidak mau, kami minta Bapak Presiden untuk mundur dari jabatanya.” tegas Meri, perwakilan aksi saat di depan Kantor Kementerian Agama, Lampung Utara, Rabu (9/03/2022).

Sementara perwakilan lainya, menyerukan akan terus melawan terhadap penistaan agama, dan terus melawan kezaliman kezaliman yang menyangkut akan akidah agama.

Baca Juga :  Sertijab Panglima TNI, Kapolri : TNI-POLRI Semakin Sinergi Dalam Melaksanakan Tugas

Diketahui, mereka yang tergabung dalam aksi damai itu antara pemuda IMM, HMI, Pemuda Pancasila, Paku Banten, BKMT,GMBI serta tim emak-emak bela islam.

Kalau keinginan mereka tidak dipenuhi maka tidak menutup kemungkinan akan terus turun berjilid jilid sampai keinginan terpenuhi

Aksi damai dilakukan di Bundararan Payan Mas dan dilanjut menuju Kantor Kementerian Agama.

Baca Juga :  Serahkan SK Hutan Sosial dan TORA, Presiden Jokowi: Manfaatkan untuk Kesejahteraan

Berita Terkait

DPC PERADI Madura Raya: Polemik Putusan Pengadilan Tidak Goyahkan Soliditas Organisasi
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Sepanjang Juni
Bulan Bung Karno 2026 di Sumenep Meriah, Ada Parade Tong-tong hingga Soekarno Fun Run
Kadinsos P3A Sumenep Ungkap Progres Terbaru SRT Sumenep, Pembangunan Berpeluang Dimulai September 2026
Ekspor 12 Ton Kerapu Hidup ke Hongkong, Potensi Perikanan Kepulauan Sumenep Kian Mendunia
Bulan Bung Karno 2026, Pemerintah Kecamatan Dasuk Teguhkan Nilai Kebangsaan dan Persatuan
Doa Sang Proklamator 2026 di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Nasionalisme dan Warisi Semangat Pendiri Bangsa
Doa Bersama untuk Bung Karno di Sumenep, KNPI Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Sang Proklamator

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:23 WIB

DPC PERADI Madura Raya: Polemik Putusan Pengadilan Tidak Goyahkan Soliditas Organisasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:26 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Sepanjang Juni

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Bulan Bung Karno 2026 di Sumenep Meriah, Ada Parade Tong-tong hingga Soekarno Fun Run

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Kadinsos P3A Sumenep Ungkap Progres Terbaru SRT Sumenep, Pembangunan Berpeluang Dimulai September 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:26 WIB

Ekspor 12 Ton Kerapu Hidup ke Hongkong, Potensi Perikanan Kepulauan Sumenep Kian Mendunia

Berita Terbaru

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Bangkalan

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB