JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah (MA) Kabupaten Sumenep terus berinovasi dalam peningkatan kompetensi guru.
Kali ini, MGMP MA menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Pengembangan Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) dalam Perspektif Deep Learning”.
Kegiatan yang dipusatkan di Graha Wiyata MAN Sumenep itu dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Abdul Wasid menyebut langkah MGMP MA sebagai terobosan penting di tengah arus digitalisasi pendidikan.
“Pendidikan hari ini dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan AI, khususnya dalam perspektif deep learning, bukan hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga membuka ruang kreativitas bagi para guru,” ujarnya.
Bimtek yang diikuti puluhan guru MA dari berbagai kecamatan di Sumenep ini menghadirkan materi seputar dasar-dasar kecerdasan buatan, penerapan deep learning dalam pengembangan media pembelajaran, hingga praktik langsung pemanfaatan platform teknologi terkini untuk menunjang proses belajar-mengajar yang lebih interaktif dan personal.
Ketua MGMP MA Kabupaten Sumenep, Heri Budianto, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan kompetensi guru di era digital.
“Kami ingin para guru tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berperan sebagai inovator dalam menciptakan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa masa kini,” ungkapnya.
Melalui bimtek ini, para pendidik diharapkan mampu terus mengembangkan diri dan menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, yang kian pesat. (REDJAVA****)









