JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tim bola voli Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep benar-benar tampil sebagai kekuatan baru yang menakutkan di ajang Dandim Cup 2025.
Setelah lebih dulu mengandaskan perlawanan Sportif Ambunten, juara turnamen Rayon 1 yang diikuti tim-tim kuat dari Batuputih, Ambunten, Dasuk, Rubaru, hingga Batang-Batang, Unija kembali menunjukkan taringnya.
Kali ini giliran Bintang Remaja Manding yang dipaksa angkat koper. Bermain di hadapan ratusan penonton fanatik pada Selasa malam (30/09/2025), pasukan muda Unija tampil percaya diri dan memetik kemenangan manis.
Sejak set pertama, Unija sudah tampil garang. Kombinasi smes keras dan pertahanan rapat membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Meski Bintang Remaja Manding sempat mencoba bangkit, kepercayaan diri anak-anak Unija terlalu besar untuk digoyahkan.
Pelatih kepala Habib Rahman memuji mental anak asuhnya yang tak mudah tertekan.
“Anak-anak main dengan disiplin dan sabar. Lawan sebenarnya cukup kuat, tapi mereka berhasil menjaga fokus sampai akhir. Hasil ini buah dari kerja keras setiap hari,” ungkapnya kepada media ini, Rabu (01/10/2025)
Kapten tim, Dimas Aditia Candra alias Dimas Maharaja, mengaku kemenangan ini terasa spesial karena kembali diraih dengan kekompakan.
“Kami bermain bukan hanya dengan otot, tapi juga dengan hati. Semua saling mendukung, saling menjaga. Kemenangan ini untuk masyarakat Sumenep yang selalu mendukung kami,” ujarnya penuh semangat.
Manajer tim, Isyanto, menegaskan bahwa Unija bukanlah tim instan yang mengandalkan pemain dari luar daerah. Filosofi mereka jelas: membina anak-anak lokal agar bisa bersaing di level tinggi.
“Kami ingin tunjukkan, anak-anak Madura bisa berprestasi tanpa harus ‘ngebon’. Kami bangun dari bawah, dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat sendiri,” tegasnya.
Apresiasi juga datang dari pembina tim, Dr. Moh. Zeinudin, S.H., S.H.I., M.Hum., yang menyebut kemenangan di Dandim Cup 2025 ini lebih dari sekadar skor pertandingan.
“Unija bukan hanya menang di lapangan, tapi juga menang dalam membangun karakter. Mereka jadi simbol kehormatan voli Madura tampil dengan jati diri sendiri, bukan dengan instan,” ujar tokoh pendidikan Madura itu.
Tak lupa, Dr. Zein juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh kepada tim.
“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada civitas akademika Unija dan masyarakat luas, terutama PT Garam Persero, atas support luar biasa yang diberikan. Dukungan ini menjadi energi bagi anak-anak Unija untuk terus bertahan dan melaju ke babak berikutnya,” tutupnya.
Dengan dua kemenangan penting atas Sportif Ambunten dan Bintang Remaja Manding, langkah Unija di Dandim Cup 2025 semakin mantap.
Mereka kini tak hanya dipandang sebagai peserta, melainkan juga kandidat serius peraih gelar juara.
Yang dibawa Unija jelas: bukan sekadar ambisi menang, melainkan kehormatan sebagai tim lokal murni Madura.
Dedikasi, kebersamaan, dan cinta pada voli tanah kelahiran menjadi senjata utama mereka. (REDJAVA****)












