Tidak Pakai Helm Dominasi Pelanggaran Dalam OPS 2024

- Redaksi

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen Satlantas Polres Sumenep Saat Menilang Salah Satu Pengendara

Dokumen Satlantas Polres Sumenep Saat Menilang Salah Satu Pengendara

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Satlantas Polres Sumenep, Madura Jawa Timur menggelar Operasi Patuh Semeru (OPS) memasuki hari ke-4 sejak digelar operasi kewilayahan dengan sandi Patuh Semeru 2024.

Kegiatan Operasi Patuh Semeru (OPS) tahun 2024 ini akan berlangsung sejak tanggal 15 Juli hingga 28 Juli 2024 mendatang dengan menggunakan sistem mobil hunting

Baca Juga :  DKV FISIP Unija Debutkan Branding Baru SOMA di Malam Penobatan Duta Kampus 2025

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Alimuddin Nasution, SH, MH menuturkan dalam 4 hari digelarnya OPS 2024 di wilayah hukum Polres Sumenep banyak pelanggaran yang ditemukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diantaranya pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu dan pengendara yang tidak memakai helm standar,” kata AKP Alimuddin Nasution, SH, MH saat dikonfirmasi awak media, Kamis (18/07/2024)

Baca Juga :  Monev di SMK Nurul Islam Karangcempaka, Cabdindik Sumenep Minta Alumni Jadi Arsitek Andal dan Profesional

Selain itu menurut Kasat Lantas ada juga yang tidak membawa surat-surat kendaraan bermotor, seperti Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Tapi yang paling mendominasi pelanggaran di OPS ini adalah pengendara banyak yang tidak menggunakan helm standar,” ungkap Kasat asal Sumatera Utara menegaskan.

Baca Juga :  Mendidik Generasi Digital: Strategi Dinas Pendidikan Sumenep dalam Membangun Orang Tua Tangguh

Selain kendaraan roda dua kata AKP Alimuddin, banyaknya pelanggaran pada kendaraan roda empat (R4) sering kali juga terjadi, semisal R4 kelebihan muatan dan mengangkut penumpang.

“Satlantas Polres Sumenep akan memberikan penilangan kepada mobil barang yang kadang kala juga membawa penumpang itu sangat membahayakan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU