Tidak Pakai Helm Dominasi Pelanggaran Dalam OPS 2024

Kamis, 18 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen Satlantas Polres Sumenep Saat Menilang Salah Satu Pengendara

Dokumen Satlantas Polres Sumenep Saat Menilang Salah Satu Pengendara

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Satlantas Polres Sumenep, Madura Jawa Timur menggelar Operasi Patuh Semeru (OPS) memasuki hari ke-4 sejak digelar operasi kewilayahan dengan sandi Patuh Semeru 2024.

Kegiatan Operasi Patuh Semeru (OPS) tahun 2024 ini akan berlangsung sejak tanggal 15 Juli hingga 28 Juli 2024 mendatang dengan menggunakan sistem mobil hunting

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Alimuddin Nasution, SH, MH menuturkan dalam 4 hari digelarnya OPS 2024 di wilayah hukum Polres Sumenep banyak pelanggaran yang ditemukan.

Baca Juga :  Politikus Muda NasDem Taufik MS: Gelar Pahlawan Bukti Keberanian Negara Akui Peran Ulama dan Buruh, Tapi Ada Paradoks Sejarah

“Diantaranya pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu dan pengendara yang tidak memakai helm standar,” kata AKP Alimuddin Nasution, SH, MH saat dikonfirmasi awak media, Kamis (18/07/2024)

Selain itu menurut Kasat Lantas ada juga yang tidak membawa surat-surat kendaraan bermotor, seperti Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Baca Juga :  Soal Impor Pakaian Bekas, Kapolri: Jika Ada Penyelundupan Tindak Tegas

“Tapi yang paling mendominasi pelanggaran di OPS ini adalah pengendara banyak yang tidak menggunakan helm standar,” ungkap Kasat asal Sumatera Utara menegaskan.

Selain kendaraan roda dua kata AKP Alimuddin, banyaknya pelanggaran pada kendaraan roda empat (R4) sering kali juga terjadi, semisal R4 kelebihan muatan dan mengangkut penumpang.

“Satlantas Polres Sumenep akan memberikan penilangan kepada mobil barang yang kadang kala juga membawa penumpang itu sangat membahayakan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  H. Zainal Arifin, SH Resmi Dilantik Ketua DPRD Sumenep Periode 2024 - 2029

Berita Terkait

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep
Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang
BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura
Humanis dan Sigap, Polwan Polres Sumenep Kawal Kelancaran Sholat Jumat di Sejumlah Masjid
KBS Sumenep Salurkan 55 Nasi Bungturat, Tebar Kepedulian dan Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan
Buka Akses Pendidikan di Balik Jeruji, Rutan Sumenep Gelar Program Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:40 WIB

Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Berita Terbaru

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Bangkalan

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB