JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Satlantas Polres Sumenep, Madura Jawa Timur menggelar Operasi Patuh Semeru (OPS) memasuki hari ke-4 sejak digelar operasi kewilayahan dengan sandi Patuh Semeru 2024.
Kegiatan Operasi Patuh Semeru (OPS) tahun 2024 ini akan berlangsung sejak tanggal 15 Juli hingga 28 Juli 2024 mendatang dengan menggunakan sistem mobil hunting
Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Alimuddin Nasution, SH, MH menuturkan dalam 4 hari digelarnya OPS 2024 di wilayah hukum Polres Sumenep banyak pelanggaran yang ditemukan.
“Diantaranya pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu dan pengendara yang tidak memakai helm standar,” kata AKP Alimuddin Nasution, SH, MH saat dikonfirmasi awak media, Kamis (18/07/2024)
Selain itu menurut Kasat Lantas ada juga yang tidak membawa surat-surat kendaraan bermotor, seperti Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
“Tapi yang paling mendominasi pelanggaran di OPS ini adalah pengendara banyak yang tidak menggunakan helm standar,” ungkap Kasat asal Sumatera Utara menegaskan.
Selain kendaraan roda dua kata AKP Alimuddin, banyaknya pelanggaran pada kendaraan roda empat (R4) sering kali juga terjadi, semisal R4 kelebihan muatan dan mengangkut penumpang.
“Satlantas Polres Sumenep akan memberikan penilangan kepada mobil barang yang kadang kala juga membawa penumpang itu sangat membahayakan,” pungkasnya. (REDJAVA****)












