JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gedung Korpri Sumenep berubah menjadi ruang penuh kenangan dan haru pada Sabtu pagi (24/5/2025).
Di bawah balutan tema “Membuka Semangat, Menggunakan Tekad, Menuntun Jalan Kesuksesan”, SMP Negeri 3 Sumenep menggelar prosesi Purwasiaga ke-46, melepas 74 siswa kelas IX dan sekaligus menghaturkan perpisahan bagi seorang guru yang memasuki masa purna tugas.
Suasana syahdu mewarnai prosesi ketika satu per satu nama siswa dipanggil dan melangkah menuju panggung pelepasan.

Namun, isak tangis tak lagi tertahan ketika sosok guru senior, yang selama ini menjadi bagian tak tergantikan dalam kehidupan sekolah, secara resmi dilepas oleh keluarga besar SMPN 3 Sumenep.
“Bagi kami, hari ini bukan sekadar pelepasan siswa. Ini tentang perjalanan, perjuangan, dan pengabdian. Termasuk bagi beliau, guru kami yang telah mengabdi dengan sepenuh jiwa dan hari ini berpamitan dengan hormat,” kata Kepala SMP Negeri 3 Sumenep, Syaiful Rizal.
Guru yang dilepas tersebut disebut telah mengabdikan diri puluhan tahun di SMPN 3 Sumenep, menjadi saksi tumbuhnya ratusan generasi, dan meninggalkan jejak ilmu yang tak ternilai.

Para siswa, guru, hingga wali murid memberikan standing ovation panjang sebagai tanda penghormatan.
Syaiful menyebut momen ini sebagai titik balik emosional yang mencerminkan kekuatan ikatan antara guru, murid, dan institusi pendidikan.
“Kami bangga dan bersyukur telah membersamai 74 siswa hebat selama tiga tahun. Mereka datang sebagai anak-anak penuh tanda tanya, dan kini berpulang membawa semangat dan harapan. Kami percaya mereka akan tumbuh sebagai generasi pembelajar dan pembaharu,” ujar Syaiful.
Ia juga menegaskan, pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang nilai, keteladanan, dan dedikasi.
“Dan hari ini, semua itu berpadu di satu panggung: panggung perpisahan dan panggung penghormatan,” ungkapnya.
Acara yang berlangsung khidmat namun penuh warna ini diyakini menjadi salah satu momen tak terlupakan bagi masyarakat pendidikan di Sumenep.
Lebih dari sekadar seremoni, Purwasiaga ke-46 ini mencerminkan jalinan cinta, semangat kolaboratif antara sekolah dan orang tua, serta komitmen bersama dalam mencetak generasi unggul.
“Jaga nama baik almamater. Terbanglah tinggi membawa nilai-nilai kebaikan. Dan untuk guru kami tercinta, terima kasih telah menjadi lentera bagi perjalanan kami semua,” pungkas Syaiful Rizal. (REDJAVA****)













