JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat pengabdian yang tak mengenal hari libur cuti bersama tampak nyata di Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Puluhan kader kesehatan desa berkumpul dalam kegiatan pembinaan intensif bertajuk “Pembinaan Tenaga Kader Kesehatan Tahun Anggaran 2025” yang digelar di Balai Desa Pinggirpapas, Senin (9/6/25).
Kegiatan ini secara khusus difokuskan pada peningkatan keterampilan pengelolaan Posyandu sebagai salah satu pilar pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Materi pelatihan yang disampaikan mencakup teknik pencatatan tumbuh kembang balita, pencegahan stunting, hingga strategi komunikasi efektif dengan warga.
Camat Kalianget, Hakiki Maulana Firmansyah, yang memberikan apresiasi tinggi atas semangat para kader.
“Kami sangat bangga melihat dedikasi kader kesehatan Desa Pinggirpapas. Mereka adalah ujung tombak pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Hari ini mereka membuktikan bahwa pengabdian tidak mengenal waktu, bahkan di hari libur sekalipun,” ujar Camat Hakiki.
Selain Camat, pemateri dari Dinkes acara juga dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan moril terhadap para kader.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, dengan peserta aktif mencatat materi serta berdiskusi untuk memperdalam pemahaman.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Pinggirpapas H. Obet menyampaikan terima kasih atas kehadiran berbagai elemen masyarakat yang menunjukkan kuatnya sinergi antar pihak dalam membangun desa.
“Pembinaan ini bukan sekadar rutinitas, tapi bentuk komitmen bersama untuk menjadikan desa kita lebih sehat, mandiri, dan tangguh,” tegasnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa melalui anggaran tahun 2025, serta kolaborasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di lini paling dasar yakni keluarga.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi cermin bahwa spirit gotong royong dan pengabdian masih sangat kuat hidup di tengah masyarakat, bahkan di hari yang oleh sebagian orang digunakan untuk beristirahat,” pungkasnya. (REDJAVA****)









