JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Di bawah langit Sapudi yang tenang dan penuh kenangan, momen penuh haru tercipta di halaman Mapolsek Sapudi, Kecamatan Gayam, Senin (9/6/2025). Acara pisah sambut Kapolsek yang digelar hari itu bukan sekadar seremonial pergantian jabatan. Ia menjelma menjadi peristiwa batin yang mengikat rasa antara aparat dan rakyat.
AKP Agus Sugito, S.H., M.H., yang telah menorehkan jejak pengabdian dengan penuh dedikasi, resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolsek Sapudi. Tongkat estafet kepemimpinan kini diserahkan kepada sosok baru, AKP Siswantoro, perwira yang sebelumnya menakhodai Polsek Dungkek.
Dalam sambutan perpisahannya, AKP Agus Sugito tak sekadar mengucap terima kasih. Ia menuturkan kisah pengabdiannya sebagai bagian dari keluarga besar Sapudi. Ucapannya mengalir jernih, menyentuh relung hati hadirin yang terdiri dari para kepala desa, tokoh agama, Danramil Gayam, dan masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sapudi bukan sekadar wilayah tugas. Sapudi adalah rumah. Terima kasih atas kepercayaan, kerja sama, dan cinta yang tak ternilai dari masyarakat. Bila ada khilaf selama saya bertugas, izinkan saya pamit dengan kerendahan hati,” tuturnya.
Tak lupa, Agus menitipkan pesan kepada penerusnya: jagalah Sapudi dengan hati. Ia menekankan pentingnya melanjutkan pendekatan restorative justice sebagai ruh dalam menyelesaikan perkara ringan, tanpa meninggalkan keadilan dan rasa kekeluargaan.
Satu hal yang menjadi warisan istimewanya adalah pembentukan Saka Bhayangkara Sapudi, hasil kolaborasi dengan TNI. Menurutnya, keberadaan anak-anak muda tangguh dalam wadah tersebut menjadi investasi masa depan keamanan Sapudi, terutama dalam kesiapsiagaan kebencanaan.
“Saka Bhayangkara bukan hanya simbol. Mereka adalah harapan. Di tangan mereka, Sapudi punya garda muda yang siap siaga,” tambahnya
Menutup sambutan, Agus Sugito tak mengucap selamat tinggal, melainkan undangan batin.
“Jika kelak melintas di Bluto, mampirlah. Sebab, ikatan kita tak terputus oleh jarak. Ia hidup di hati yang saling mengenang.” tutupnya.
Sementara itu, AKP Siswantoro tampil dengan komitmen kuat untuk merawat dan melanjutkan benih-baik yang telah ditanam. Dalam nada rendah hati, ia mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama menjaga Kamtibmas yang damai dan partisipatif.
“Saya datang bukan sebagai atasan, melainkan sebagai mitra masyarakat. Tugas menjaga Sapudi adalah tanggung jawab bersama. Mari kita satukan langkah,” ujarnya lugas, mengawali kepemimpinan dengan sentuhan persaudaraan.
Turut hadir dalam acara ini Plt Camat Gayam, Danramil Gayam, seluruh kepala desa se-Kecamatan Gayam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Senyum, pelukan, hingga mata yang berkaca-kaca, menyatu dalam satu pesan: pengabdian tak pernah berakhir, hanya berganti panggung. REDJAVA****)









