JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepedulian terhadap balita stunting di Sumenep kembali mendapat sentuhan nyata. Pada 5–6 November 2025, sebanyak 64 balita berisiko stunting di Kecamatan Guluk-Guluk dan Saronggi menerima paket bingkisan berbahan dasar ikan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep dan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep.
Hari pertama, Rabu (5/11/2025), pembagian bingkisan digelar di Desa Guluk-Guluk dan Desa Batu Ampar dengan 45 paket.

Keesokan harinya, Kamis (6/11/2025), giliran balita di Desa Nambakor, Kebun Dadap Timur, dan Talang, Kecamatan Saronggi, menerima 19 paket. Keseluruhan penerima manfaat merupakan balita yang menjadi prioritas pendampingan PKK Sumenep.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata untuk mendukung pertumbuhan anak.
“Setiap bingkisan yang kami berikan adalah simbol cinta dan perhatian. Dengan olahan berbahan dasar ikan, kami ingin memastikan balita mendapatkan nutrisi penting untuk tumbuh sehat dan kuat,” kata Nia Kurnia Fauzi dalam keterangan tertulis kepada media ini, Kamis (06/11/2025)

Politisi PDI-P ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka stunting. Menurutnya, gerakan ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi panggilan hati seluruh elemen masyarakat.
“Mencegah stunting berarti menyelamatkan masa depan Sumenep. Gerakan ini membutuhkan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Nia Kurnia Fauzi sekaligus istri tercinta Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo itu mengajak seluruh kader PKK hingga tingkat desa agar konsisten menghadirkan kepedulian nyata kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

“Kami ingin kehadiran PKK dirasakan oleh rakyat. Dari desa, kita rawat kehidupan dengan kasih dan ketulusan,” pungkasnya.
Bingkisan berbahan dasar ikan yang diberikan mencerminkan inovasi gizi lokal sekaligus dukungan sektor perikanan. Kolaborasi TP-PKK dan Dinas Perikanan Sumenep tidak hanya menyehatkan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya protein dari ikan untuk pertumbuhan anak.
Langkah kecil namun tulus ini menghadirkan senyum di wajah anak-anak Sumenep, generasi yang diharapkan menjadi penopang masa depan daerah. (REDJAVA****)












