JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik. Momentum pendataan nasional ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memetakan kekuatan ekonomi daerah sekaligus memperkuat arah pembangunan berbasis data yang akurat.
Pelaksanaan sensus yang dimulai sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026 itu menyasar seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM, perdagangan, industri, jasa, hingga sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang di Kabupaten Sumenep.
Bupati Sumenep Dr.Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan sensus ekonomi. Menurutnya, data yang valid akan menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.
“Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar pendataan biasa, tetapi menjadi momentum besar untuk melihat potensi riil dunia usaha di Kabupaten Sumenep. Dari data yang akurat, pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Bupati Fauzi, Selasa (12/5/2026).
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menegaskan, hasil sensus nantinya akan digunakan pemerintah untuk memetakan sektor usaha yang memiliki peluang besar dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Tidak hanya itu, data tersebut juga akan menjadi dasar penguatan investasi dan pengembangan UMKM di wilayah Sumenep.
“Melalui sensus ekonomi ini, pemerintah bisa mengetahui sektor mana yang berkembang pesat, sektor yang membutuhkan perhatian, hingga potensi usaha baru yang dapat didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu juga mengajak seluruh pelaku usaha agar tidak ragu memberikan informasi kepada petugas sensus. Ia memastikan seluruh data yang dihimpun akan dijaga kerahasiaannya sesuai aturan yang berlaku.
“Kami berharap seluruh masyarakat dan pelaku usaha ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Partisipasi masyarakat adalah bentuk kontribusi nyata dalam membangun Sumenep yang lebih maju, mandiri, dan memiliki daya saing kuat di masa depan,” tutup Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Pemkab Sumenep optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran menyeluruh terkait kondisi ekonomi daerah. Dengan basis data yang lengkap dan akurat, pemerintah diyakini dapat merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (REDJAVA****)










