JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ribuan warga Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, memadati rute Jalan Sehat Semarak Sumpah Pemuda pada Ahad (26/10/2025).
Kegiatan yang digagas Pemerintah Desa (Pemdes) Paseraman itu menjadi simbol nyata kebersamaan dan semangat nasionalisme di tengah masyarakat kepulauan.
Sekitar 1.000 peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai dusun di Paseraman dan desa sekitar, membawa bendera merah putih dan mengenakan pakaian bertema perjuangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya berolahraga, warga juga disuguhi 30 hadiah menarik, termasuk hadiah utama berupa mesin cuci.
Kepala Desa Paseraman, Sahnan, membuka acara secara resmi dengan penuh semangat.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa jalan sehat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penghayatan terhadap nilai persatuan dan gaya hidup sehat.
“Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan ridha-Nya, kita dapat berkumpul dan berolahraga bersama dalam suasana yang penuh semangat Sumpah Pemuda,” kata Sahnan di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun sebagai pengingat pentingnya menjaga semangat Sumpah Pemuda di tengah perubahan zaman.
“Acara ini bukan hanya untuk bersenang-senang, tapi juga untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. Kami ingin masyarakat sehat jasmani dan rohani, karena tua itu pasti, tapi sehat itu pilihan,” ujarnya.
Menurut Sahnan, nilai-nilai yang diwariskan generasi pemuda 1928 harus terus digaungkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus globalisasi.
“Nilai agung para pemuda 1928 harus terus diperdengarkan. Di tengah dunia yang serba cepat berubah, semangat itu menjadi jangkar moral agar bangsa ini tetap kuat dan berkarakter,” tutur dia.
Lebih jauh, Sahnan menilai peringatan Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Ia mendorong agar momentum tersebut menjadi sarana refleksi dan gerak nyata bagi pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan.
“Pemuda hari ini harus hadir di garis depan pembangunan. Baik sebagai pelaku, penggerak, maupun inspirator perubahan. Karena masa depan bangsa ini ada di tangan mereka,” tegas Sahnan.
Kepala desa yang dikenal visioner itu juga mengajak seluruh masyarakat agar terus menumbuhkan rasa peduli terhadap kesehatan dan lingkungan sosial.
“Semangat kebersamaan ini jangan berhenti di sini. Mari kita jadikan hidup sehat dan saling peduli sebagai budaya baru di Paseraman,” pungkasnya.
Kegiatan jalan sehat ini berlangsung hingga siang hari dengan suasana meriah dan penuh kekeluargaan.
Di akhir acara, tawa riuh warga pecah saat undian hadiah utama diumumkan. Bagi masyarakat Paseraman, Sumpah Pemuda tahun ini bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum untuk bergerak bersama, sehat bersama, dan maju bersama. (REDJAVA****)









