JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana berbeda terasa di Kantor Satpas Polres Sumenep, Kamis (5/3/2026) siang. Di tengah aktivitas pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), petugas Satlantas Polres Sumenep membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang mengurus SIM.
Program bertajuk “Polantas Menyapa SIM Ramadan Berbagi Berkah” itu menjadi salah satu langkah humanis kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Beny Kuncoro, didampingi Kanit Regident serta anggota Satpas Satlantas Polres Sumenep.
Di sela kegiatan, AKP Beny Kuncoro menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang memiliki kesadaran hukum dalam berlalu lintas.
“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk berbagi sekaligus memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah sadar pentingnya memiliki SIM sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan lalu lintas,” kata AKP Beny.
Menurut sosok perwira dengan balok tiga dipundaknya mengatakan kepemilikan SIM bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab moral setiap pengendara di jalan raya.
“SIM bukan hanya soal kelengkapan berkendara, tetapi juga bukti bahwa seseorang telah memahami aturan lalu lintas dan siap bertanggung jawab terhadap keselamatan di jalan,” ujarnya.
Program Polantas Menyapa yang digelar di Satpas tersebut juga menjadi sarana komunikasi langsung antara polisi lalu lintas dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang lebih humanis, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa polisi hadir bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat yang peduli dan selalu siap melayani,” ungkap AKP Beny.
Dirinya juga berharap kegiatan sederhana seperti pembagian takjil ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berkendara.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat sadar aturan dan tertib berkendara, maka potensi kecelakaan bisa kita tekan bersama,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para pemohon SIM tampak antusias menerima takjil sekaligus menyambut pesan keselamatan yang disampaikan petugas. (REDJAVA****)












