JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Satlantas Polres Sumenep terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda melalui program Polisi Sahabat Anak yang digelar di SDN Pojah 1, Senin (25/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 06.45 WIB tersebut dipimpin jajaran Unit Kamsel Satlantas Polres Sumenep dengan menghadirkan edukasi ringan, humanis, dan interaktif kepada para siswa sekolah dasar.
Anak-anak diberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin berlalu lintas sejak usia dini, mulai dari tata cara menyeberang jalan, penggunaan helm, hingga pentingnya mematuhi rambu lalu lintas.
Kapolres Sumenep melalui Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Beny Kuncoro, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan bahwa pendidikan tertib berlalu lintas harus ditanamkan sejak anak-anak agar terbentuk karakter disiplin dan peduli keselamatan di jalan raya.

“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa. Karena itu, budaya tertib berlalu lintas perlu dikenalkan sejak dini agar menjadi kebiasaan positif ketika mereka dewasa nanti,” kata AKP Beny Kuncoro kepada media ini.
Menurutnya, pendekatan edukatif dan persuasif kepada pelajar menjadi salah satu langkah strategis kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Sumenep.
“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin membangun kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak sehingga mereka tidak takut kepada polisi, tetapi memahami bahwa polisi adalah sahabat yang hadir untuk melindungi dan mengayomi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas juga mengajak siswa untuk memahami pentingnya keselamatan saat berangkat maupun pulang sekolah. Edukasi dikemas dengan suasana menyenangkan agar mudah dipahami anak-anak.
AKP Beny menegaskan, edukasi keselamatan berlalu lintas tidak cukup dilakukan kepada orang dewasa saja, melainkan harus dimulai dari lingkungan sekolah sebagai pondasi pembentukan karakter disiplin masyarakat.

“Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun sekolah. Hal kecil seperti memakai helm dan disiplin di jalan merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegas AKP Beny Kuncoro.
Ia juga memastikan kegiatan edukasi serupa akan terus digencarkan di berbagai sekolah di wilayah hukum Polres Sumenep sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan.
“Satlantas Polres Sumenep akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang humanis, edukatif, dan bermanfaat. Kami ingin menciptakan generasi muda yang sadar hukum, disiplin, dan memiliki budaya keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar dengan antusiasme tinggi dari para siswa maupun pihak sekolah. (REDJAVA****)












