JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tegas tapi tetap humanis. Itulah wajah baru penegakan aturan yang ditunjukkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep.
Para pengemudi roda empat (R4) yang kedapatan tidak mengenakan sabuk pengaman di depan Markas Komando (Mako) Polres Sumenep tidak langsung ditilang, melainkan mendapat teguran simpatik dari petugas, Jum’at (22/08/2025)
Dengan senyum dan sapaan ramah, polisi lalu lintas menyampaikan imbauan sekaligus edukasi tentang pentingnya sabuk pengaman.
Bahkan, untuk memperkuat pesan keselamatan, petugas juga membagikan brosur informatif dan stiker keselamatan agar pengemudi selalu teringat akan disiplin berkendara.
Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, menegaskan bahwa langkah persuasif jauh lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat.
“Sabuk pengaman bukan sekadar aturan, melainkan pelindung utama ketika terjadi kecelakaan. Dengan cara simpatik, kami ingin masyarakat sadar tanpa merasa terintimidasi,” ujarnya kepada media ini.
Menurut AKP Ninit, masih banyak pengendara yang menyepelekan sabuk pengaman. Padahal, dalam banyak kasus kecelakaan, perangkat sederhana itu justru menjadi penyelamat nyawa.
“Kesadaran ini yang terus kami dorong. Edukasi harus berjalan beriringan dengan penindakan, supaya keselamatan benar-benar bisa menjadi budaya bersama,” imbuhnya.
Ia memastikan, kegiatan serupa akan digelar secara rutin, terutama di titik-titik rawan pelanggaran kasat mata. Tidak hanya soal sabuk pengaman, tetapi juga pelanggaran lain seperti penggunaan ponsel saat berkendara hingga melanggar rambu lalu lintas.
“Kami tidak ingin masyarakat sekadar takut pada sanksi, melainkan benar-benar paham bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan hanya kewajiban,” pungkasnya. (REDJAVA****)












