JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen Rutan Kelas IIB Sumenep dalam membangun sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pemulihan sosial dan reintegrasi kembali warga binaan ke tengah masyarakat kembali ditunjukkan lewat pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Kamis (31/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Sidang yang berlangsung di aula Rutan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Sumenep, Heri Sutriadi, didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan selaku Ketua TPP.
Turut hadir para pejabat struktural, petugas pengamanan, petugas pembinaan, serta komandan jaga yang tergabung dalam tim penilai TPP.
Sebanyak 18 warga binaan mengikuti sidang kali ini. Mereka terdiri atas 2 orang pengusulan sebagai Tahanan Pendamping (Tamping), 6 orang peserta program Asimilasi Kerja Luar Pasukan Merah Putih, dan 10 orang peserta program Reintegrasi Sosial.

Masing-masing akan dievaluasi kelayakannya berdasarkan rekam jejak pembinaan, kedisiplinan, dan kesiapan mental.
Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Heri Sutriadi menegaskan bahwa Sidang TPP bukan sekadar forum administratif, melainkan mekanisme krusial untuk memastikan pembinaan berjalan sesuai prinsip objektivitas, transparansi, dan keadilan.
“Evaluasi ini harus dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami ingin memastikan bahwa setiap usulan yang diajukan benar-benar layak, demi menciptakan proses reintegrasi sosial yang bertanggung jawab,” kata Heri Sutriadi dalam keterangan tertulis, Jum’at (01/08/2025)
Sidang berlangsung tertib dan penuh kehati-hatian. Setiap nama yang diusulkan ditelaah secara komprehensif berdasarkan laporan petugas, catatan perilaku harian, dan hasil pembinaan kepribadian maupun kemandirian.
“Melalui forum TPP ini, Rutan Sumenep sebagai lembaga pemasyarakatan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai institusi pembinaan yang mendukung cita-cita besar reformasi pemasyarakatan,” pungkasnya. (REDJAVA****)











