Ramai Peziarah! Makam Nyai Jasmani di Pulau Poteran Sumenep Dipercaya Punya Air Ajaib Tak Pernah Kering

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moh. Sanin, sesepuh sekaligus Kepala Dusun Sarotak

Moh. Sanin, sesepuh sekaligus Kepala Dusun Sarotak

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pulau Poteran di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, bukan hanya dikenal dengan panorama lautnya yang eksotis. Di ujung timur pulau ini, sebuah kompleks makam sederhana justru menjadi magnet spiritual ribuan peziarah.

Makam itu adalah peristirahatan terakhir Nyai Jasmani, atau akrab disebut Ebu Jasmani. Sosok perempuan yang diyakini berasal dari Pulau Kangean ini, kemudian menetap di Poteran setelah menikah. Meski tak ada catatan tertulis mengenai kisah hidupnya, nama Nyai Jasmani telah melegenda di hati masyarakat Madura.

Konon, beliau menjalani laku tirakat dan tapa di berbagai tempat, termasuk di Dusun Sarotak, Desa Poteran, yang kini dikenal sebagai pusat ziarah. Dari situlah aura spiritualnya dipercaya tetap memancar hingga kini.

“Sejak dulu orang tua kami menekankan untuk menghormati makam ini. Banyak yang merasakan doa cepat terkabul setelah berziarah,” kata Moh. Sanin, sesepuh sekaligus Kepala Dusun Sarotak, Sabtu (20/09/2025)

Tak jauh dari makam, berdiri sebuah sumur tua peninggalan beliau yang dikenal dengan nama Sumur Kaleng Bata. Inilah yang kerap mencuri perhatian para peziarah.

Baca Juga :  Ini Yang Disampaikan Bupati Ra Achmad Fauzi Saat Pagelaran Sumenep Bersholawat

Airnya diyakini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tradisi setempat bahkan menganjurkan peziarah berwudhu dengan air tersebut sebelum berdoa di makam.

“Airnya tidak pernah kering, meski kemarau panjang sekalipun. Banyak orang dari luar desa datang membawa pulang air sumur ini untuk pengobatan,” tutur Nyai Naira, juru kunci sekaligus penjaga tradisi di kawasan itu.

Kompleks makam ini juga menaungi peristirahatan tokoh agama lain, seperti Sayyid Yusuf dan Sayyid Amir. Keberadaan mereka makin mempertegas Pulau Poteran sebagai titik penting perjalanan spiritual di Madura bagian timur.

Baca Juga :  Monitoring Keberangkatan Kapal, Babinsa Koramil 02 Kalianget Laksanakan Pengamanan Di Pelabuhan Gersik putih

Bagi pemerhati budaya lokal, keberadaan makam Nyai Jasmani dan sumur ajaibnya bukan sekadar kisah mistis, tetapi juga bagian dari warisan leluhur yang perlu dilestarikan.

“Ini adalah simbol spiritualitas masyarakat. Kalau dijaga dengan baik, bisa menjadi magnet wisata religi yang mendongkrak perekonomian warga,” jelas MH. Eliyanto, SH, tokoh muda Desa Poteran.

Hingga kini, makam Nyai Jasmani nyaris tak pernah sunyi. Dari peziarah yang datang seorang diri, hingga rombongan dari berbagai penjuru Madura dan Jawa Timur, semua larut dalam doa dengan penuh kerendahan hati.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep dan KJS Jalin Silaturahmi, Bangun Komunikasi Positif

Bagi mereka, jejak spiritual Nyai Jasmani adalah jembatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan di balik kesederhanaan kompleks pemakaman ini, tersimpan sebuah keyakinan bahwa Pulau Poteran memang menyimpan jejak misteri yang tak lekang oleh waktu. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep
Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang
BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura
Humanis dan Sigap, Polwan Polres Sumenep Kawal Kelancaran Sholat Jumat di Sejumlah Masjid
KBS Sumenep Salurkan 55 Nasi Bungturat, Tebar Kepedulian dan Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan
Buka Akses Pendidikan di Balik Jeruji, Rutan Sumenep Gelar Program Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:40 WIB

Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Berita Terbaru

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Bangkalan

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB