JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep menggelar Sosialisasi Peraturan Pecah Silat Tahun 2025, Selasa (10/2/2024). Kegiatan ini berlangsung di GOR Ahmad Yani, Pangligur Kabupaten Sumenep.
Sosialisasi diikuti oleh perwakilan 10 ranting dari total 17 ranting yang ada di Sumenep. Masing-masing ranting mengirimkan pelatih untuk memahami aturan baru yang akan diberlakukan dalam pertandingan silat tahun 2025.
Ketua PSN Perisai Putih Cabang Sumenep, Imam Syafii, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan pemahaman seluruh pelatih.
“Sosialisasi ini penting agar para pelatih benar-benar memahami perubahan aturan pertandingan yang akan diterapkan mulai 2025,” kata Imam Syafii kepada media ini.
Ia menambahkan, pemahaman regulasi tidak hanya berdampak pada teknis bertanding, tetapi juga pada pembinaan atlet secara menyeluruh.
“Pelatih adalah ujung tombak pembinaan. Jika pelatih paham aturan, maka atlet juga akan disiplin, sportif, dan siap bersaing di level mana pun,” ujarnya.
Menurut Imam Syafii, penguasaan aturan sejak dini juga menjadi upaya pencegahan terhadap pelanggaran dan sanksi dalam pertandingan resmi.
“Kami ingin atlet Perisai Putih Sumenep bertanding dengan prestasi, bukan dengan pelanggaran. Karena itu, aturan, larangan, dan sanksi harus dipahami sejak sekarang,” tutup Imam Syafii.
Melalui kegiatan ini, PSN Perisai Putih Cabang Sumenep berharap seluruh ranting dapat menerapkan Peraturan Pecah Silat 2025 secara konsisten dalam pembinaan dan keikutsertaan atlet pada berbagai event kejuaraan mendatang. (REDJAVA/$$$)













