JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam suasana penuh semangat memperingati 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah dari berbagai pelosok Kecamatan Dasuk berkumpul di Bumi Perkemahan MI At-Tarbiyah. Mereka hadir untuk mengikuti PERSIA V (Perkemahan Silaturahim dan Ajang Kreasi), sebuah kegiatan tahunan yang menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, sekaligus mempererat persaudaraan antar siswa madrasah.
Kegiatan bergengsi ini resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, pada Jumat (29/8/2025) pagi. Dengan wajah sumringah, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat para peserta yang rela meninggalkan kenyamanan rumah demi mengasah kemandirian dan kebersamaan.
“PERSIA bukan sekadar perkemahan, tetapi juga wahana untuk menanamkan nilai kebangsaan, persatuan, serta ajang unjuk bakat dan kreativitas para siswa madrasah. Dari sinilah akan lahir generasi yang tangguh dan berakhlak mulia,” ujarnya kepada media usai kegiatan.
Ia menekankan, generasi muda madrasah perlu dipersiapkan sejak dini agar mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, tema besar yang diusung tahun ini “Bangkitkan Tunas Muda Berjiwa Kesatria & Berakhkakul Karimah Menuju Generasi Emas 2045” adalah pesan yang sangat relevan dengan perjalanan bangsa menuju 100 tahun Indonesia merdeka.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membentuk fisik yang kuat, tetapi juga menanamkan mental kesatria serta akhlak mulia. Inilah bekal penting untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
PERSIA V akan berlangsung selama tiga hari penuh dengan berbagai agenda menarik. Peserta akan mengikuti lomba baris-berbaris, pentas seni, hingga pelatihan keterampilan kepramukaan dan kerohanian. Tak hanya itu, suasana silaturahim tampak hangat ketika para siswa saling berinteraksi, bernyanyi bersama, dan menunjukkan yel-yel penuh semangat yang menggema di area perkemahan.
Kemeriahan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga momentum kebersamaan. Bagi para peserta, pengalaman berharga ini akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan membentuk jati diri yang disiplin, mandiri, dan penuh semangat kebangsaan.
“Mari kita jadikan PERSIA V sebagai tonggak untuk melahirkan tunas-tunas muda yang siap membawa panji kejayaan bangsa, berlandaskan ilmu, iman, dan akhlak. Dari Dasuk, kita kobarkan semangat menuju Generasi Emas Indonesia 2045,” tutupnya. (REDJAVA****)











