JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya memutus mata rantai peredaran gelap narkoba terus diperkuat. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep menerima kunjungan silaturahmi dari Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan sebagai langkah strategis membangun kolaborasi yang lebih solid, Senin (30/03/2026).
Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno, bersama jajaran menyambut langsung kehadiran Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, dalam suasana penuh keakraban namun tetap fokus pada agenda strategis.
Pertemuan ini tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum penting untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan yang dinilai rawan.
Berbagai langkah konkret dibahas, mulai dari penguatan deteksi dini, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga optimalisasi pengawasan guna menutup celah peredaran narkoba di dalam lapas.
“Kami mengapresiasi kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi. Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci untuk menekan peredaran narkoba, terutama di lingkungan pemasyarakatan,” kata Bambang Sutrisno.
Ia menegaskan, BNNK Sumenep siap mendukung penuh upaya pencegahan dan pemberantasan melalui program yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Pamekasan Kusnan menilai kerja sama dengan BNNK Sumenep merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari narkoba.
“Sinergi ini sangat penting bagi kami untuk memastikan lingkungan lapas tetap steril dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Kami berkomitmen memperkuat pengawasan dan pencegahan secara berkelanjutan,” ujar Kusnan menambahkan.
Melalui pertemuan ini, kedua institusi sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam upaya P4GN.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjadi benteng kuat dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba sekaligus memperkuat perang terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah Madura. (REDJAVA****)










