Penerapan Sila Kedua Nilai – Nilai Pancasila Dalam Program Pelayanan Kesehatan di Puskesmas

- Redaksi

Jumat, 22 Desember 2023 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Safira, Diva Chantika, Gasica Dwi, Bagas Prasetyo, Izza Syarof
S1 Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang

Putri Safira, Diva Chantika, Gasica Dwi, Bagas Prasetyo, Izza Syarof S1 Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang

JAVANETWORK.CO.ID.MALANG – Pancasila sebagai dasar negara Indonesia didasarkan pada lima prinsip yang mendasari prinsip moral dan etika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sila kedua yang menyatakan bahwa “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” memegang peranan penting dalam konteks pelayanan kesehatan di Puskesmas.

Nilai Pancasila merupakan sumber dari segala aturan, baik formal maupun informal. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila harus di implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat untuk dapat mewujudkan tujuan negara Indonesia sebagaimana diatur dalam Pasal 4 UUD 1945.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agar Pancasila dapat diakui sebagai pedoman hidup berbangsa, bangsa Indonesia harus sungguh-sungguh dan terus menerus mentransformasikan nilai-nilai Pancasila.

Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila belum diterapkan secara maksimal di masyarakat, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan merupakan hak asasi setiap warga negara.

Oleh karena itu, Tenaga kesehatan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
Pelayanan kesehatan merupakan hak asasi setiap warga negara dan sila kedua Pancasila menekankan prinsip kemanusiaan yaitu keadilan dan peradaban termasuk keadilan sosial, perlakuan adil dan penghormatan terhadap harkat dan martabat setiap individu. Dalam konteks pelayanan kesehatan di puskesmas.

Baca Juga :  Dari Tanah Sumekar untuk Jawa Timur: Tim Basket Putra Sumenep Bertolak ke Kualifikasi Porprov

Puskesmas merupakan instansi yang mempunyai peranan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat dan melaksanakan prinsip kedua dalam program pelayanan kesehatan di puskesmas, yaitu masyarakat harus menunjukkan kesetaraan, keadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia

Penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang profesional harus dilaksanakan secara bertanggung jawab, bermoral dan beretika tinggi, mempunyai kompetensi dan profesionalisme, serta terus ditingkatkan mutunya melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.

Di bidang kesehatan, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus  dapat diakses oleh semua orang, terutama masyarakat yang tinggal di pelosok tanah air.

Kendala yang masih banyak terjadi di bidang kesehatan yaitu, banyaknya tenaga medis yang masih menganggap remeh pasien, misalnya masih banyak pasien yang menggunakan BPJS.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Gelar Pelatihan Pembuatan Bakery Untuk Tingkatkan Skill WBP

Banyak kasus yang ditemukan di lapangan bahwa pasien BPJS dinomor duakan oleh pihak layanan kesehatan daripada pasien umum. Khususnya pasien dan keluarganya yang terkait dengan pelayanan yang diberikan oleh dokter maupun tempat pelayanan kesehatan, baik puskesmas dan tempat dokter praktek yang melayani pasien BPJS maupun Rumah Sakit.

Lembaga Pengawas BPJS menyatakan tindakan diskriminasi terhadap pasien BPJS Kesehatan terjadi hampir di seluruh fasilitas kesehatan mulai dari tingkat dasar hingga menengah atau dari puskesmas hingga rumah sakit.

Catatan BPJS Watch sepanjang 2022 terdapat 109 kasus diskriminasi yang dialami pasien BPJS terkait pemberian obat, re-admisi, dan kepesertaan yang dinonaktifkan.

Di puskesmas, tindakan diskriminasi yang biasa dilaporkan ke lembaganya seperti pemberian obat yang tidak sesuai jatah sehingga pasien harus membeli kekurangan obat dengan uang pribadi.

Tantangan utama adalah ketimpangan akses terhadap layanan kesehatan. Pasien dari kelas sosial, ekonomi atau geografis yang berbeda dapat mengakses layanan medis yang adil dan beradab. Diskriminasi terkait gender, agama, asal etnis atau status sosial masih menjadi permasalahan dalam beberapa kasus.

Baca Juga :  Lewat Panggilan Video, Presiden Jokowi Sapa Tim INASAR di Turki

Selain tim medis itu sendiri, pasien juga menghadapi tantangan, seperti belum sepenuhnya sadar akan haknya untuk menikmati layanan kesehatan yang adil dan beradab.

Perlu diketahui, bahwa dalam menjalankan pelayanannya, pihak puskesmas masih terikat dengan berbagai aturan yang ketat. Dalam hal ini, mereka tidak hanya serta merta mencari keuntungan semata, akan tetapi mereka mempunyai prinsip prinsip kemanusiaan dan cara melayani pasien yang diwajibkan oleh negara.

Maka dari itu sebagai tenaga kesehatan, dilarang membeda bedakan pasien yang menggunakan bpjs maupun umum, mereka harus berperilaku adil dan berperikemanusiaan seperti yang tercantum pada sila kedua.

Pelayanan fisioterapi merupakan perwujudan Pancasila yang subjektif, oleh karena itu pelayanan kesehatan harus mencapai satu tujuan untuk mewujudkan cita-cita nasional yaitu keadilan dan kesejahteraan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU