Pelantikan Bersejarah GP Ansor Sumenep: Titik Awal Gerakan Kolaboratif Santri-Tentara untuk Ketahanan Pangan

- Redaksi

Minggu, 18 Mei 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan Bersejarah GP Ansor Sumenep: Titik Awal Gerakan Kolaboratif Santri-Tentara untuk Ketahanan Pangan

Pelantikan Bersejarah GP Ansor Sumenep: Titik Awal Gerakan Kolaboratif Santri-Tentara untuk Ketahanan Pangan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah momentum bersejarah terjadi di jantung Madura. Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sumenep resmi meluncurkan langkah besar dengan dilantiknya jajaran pengurus baru periode 2024–2028, Minggu (18/5/2025).

Tak sekadar pergantian kepengurusan, pelantikan yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Desa Aeng Dake, Kecamatan Bluto, ini menandai lahirnya arah baru gerakan kepemudaan berbasis keagamaan di ujung timur Pulau Garam.

Yang paling menyita perhatian publik adalah pernyataan tegas dari KH. Qumri Rahman, Ketua PC GP Ansor Sumenep yang baru dilantik. Dalam pidatonya, ia memperkenalkan gagasan besar bertajuk “Nusantara”akronim dari NU Santri dan Tentara, sebuah kolaborasi strategis antara GP Ansor dan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kami tidak datang dengan wacana kosong. Gerakan ini akan diwujudkan dalam bentuk nyata: panen raya telur dan penebaran bibit lele di berbagai titik. Ini bukan sekadar simbolik, melainkan ikhtiar GP Ansor untuk menjawab tantangan zaman,” tegas KH. Qumri dengan suara lantang yang disambut takbir para kader.

Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus DPP GP Ansor RI, termasuk Nurfaizin yang memimpin pengambilan sumpah. Turut hadir Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Syafril Musyafak, Ketua PCNU Sumenep, Wakil Bupati Sumenep, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, Kepala Kemenag, para kiai sepuh, lora, hingga ratusan kader Ansor dan Banser dari seluruh penjuru kabupaten.

Baca Juga :  Skandal Tambak Udang Sumenep: 400 Usaha Bodong Merusak Lingkungan dan Hilangkan PAD Milliaran

KH. Qumri, yang dikenal luas sebagai sosok santri dengan jiwa organisatoris kuat, juga menekankan pentingnya spiritualitas dalam perjuangan. Ia mengajak seluruh kader untuk menata niat dan melibatkan restu para muassis Nahdlatul Ulama dalam setiap langkah perjuangan.

“Keberkahan para pendiri NU adalah fondasi moral kita. Tanpa itu, gerakan hanya akan menjadi gerombolan tanpa arah,” ujarnya.

Pelantikan ini tak hanya menjadi magnet atensi publik lokal, tetapi juga dinilai sebagai preseden baru gerakan pemuda Islam yang tidak terjebak dalam seremoni. Sebaliknya, Ansor Sumenep muncul dengan agenda konkret dan berani menyentuh akar persoalan masyarakat: kemandirian pangan, sinergi keamanan, dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Danramil 0827/01 Kota Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Sehat dengan Geber di TMP Jokotole

GP Ansor juga menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Sumenep di berbagai bidang. KH. Qumri menyebut bahwa sektor pangan adalah prioritas utama, namun pihaknya juga siap menjalin kerja sama di sektor pendidikan, UMKM, hingga digitalisasi desa.

“Kami hadir untuk bersinergi, bukan sekadar eksis. Ini bukan tentang GP Ansor saja, tapi tentang masa depan Sumenep,” tutupnya.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama, suasana haru dan optimisme membungkus area pesantren. Semangat kebersamaan dan tekad untuk berkhidmat dengan ikhlas menjelma menjadi energi kolektif yang menjanjikan arah baru gerakan pemuda Islam di Madura. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU