JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH didampingi Wakapolres Sumenep Kompol Soekris Trihartono, SSos bersama Satreskrim Polres Sumenep mengecek langsung TKP ledakan di Dusun Bulungan Desa Beluk Kenek Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.
Penyebab dua bangunan milik warga Desa Beluk Kenek Kecamatan Ambunten meledak dan ambruk diakibatkan karena kedua tempat tersebut diduga dijadikan peracikan petasan.
“Kedua bangunan itu, diantaranya satu Mushola dan kandang sapi ukuran 4×10 meter, roboh. Termasuk tiga rumah disekitar lokasi kejadian mengalami pecah kaca,” kata Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH, Senin (17/04/2023) malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dugaan, kata Kapolres yang dikenal presisi dan responsif itu menyebut untuk sementara tempat tersebut dijadikan tempat peracikan petasan jenis sreng dor dengan bahan peledak sebanyak 17 Kilogram.
“Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu, Namun ada satu korban luka akibat serpihan kaca rumah,” ungkapnya.
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH menyampaikan kasus ledakan petasan sreng dor yang menyebabkan musholla dan kandang sapi hingga ada korban luka itu akan tindak lanjuti, dirinya sudah mengaku sudah mengantongi satu nama inisial R yang menjadi dalam peristiwa tersebut.
“Untuk sementara petugas sudah mengantongi nama dalam peristiwa itu, inisial R saat melakukan peracikan, mungkin dirinya menyadari akan terjadi ledakan kemudian dia lari. Dan untuk sementara kerugian materiil masih belum kami pastikan,” pungkasnya. (REDJAVA****)








