JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep bergerak cepat menyikapi robohnya atap dan genteng salah satu bangunan di SMP Negeri 2 Kalianget.
Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi bangunan serta keamanan kegiatan belajar mengajar.
Peninjauan dilakukan pada Senin (9/2/2026), sehari setelah insiden robohnya atap ruangan sekolah yang terjadi saat siswa tengah libur, Minggu (8/2).
Peristiwa itu sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat sekitar.
“Kami menerima laporan adanya kerusakan cukup serius. Karena itu kami datang langsung untuk melihat kondisi sebenarnya dan memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi siswa maupun guru,” kata Moh. Iksan di lokasi.
Bangunan yang mengalami kerusakan diketahui merupakan ruang laboratorium bahasa.
Menurut Iksan, kondisi bangunan tersebut memang sudah cukup tua dan dalam beberapa waktu terakhir tidak lagi digunakan untuk aktivitas pembelajaran.
“Ruangan ini sebenarnya laboratorium bahasa. Karena usia bangunan sudah lama, pihak sekolah memang tidak lagi memakainya. Namun tetap saja, ini menjadi tanggung jawab kami untuk mengupayakan perbaikannya,” ujarnya.
Selain mengecek lokasi utama kerusakan, Iksan juga melakukan peninjauan ke sejumlah titik lain di lingkungan sekolah. Hasilnya, ditemukan beberapa bangunan yang memerlukan perhatian, terutama pada bagian atap.
“Setelah kami keliling, ternyata tidak hanya satu titik. Ada atap ruang kelas dan kantor yang juga sudah banyak bocor. Semua temuan ini akan kami catat dan usulkan untuk perbaikan,” jelas Iksan.
Iksan menegaskan, pihaknya akan segera menyampaikan hasil peninjauan tersebut kepada Bupati Sumenep agar bisa masuk dalam prioritas rehabilitasi bangunan sekolah.
“Kami berharap usulan ini bisa segera disetujui sehingga rehabilitasi dapat dilakukan secepatnya demi kenyamanan dan keselamatan proses belajar mengajar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Kalianget, Siti Mariani, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Dinas Pendidikan yang langsung turun ke lapangan pascakejadian.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala Dinas yang telah meluangkan waktu untuk meninjau langsung kondisi sekolah kami,” ujar Siti Mariani.
Ia berharap, perbaikan bangunan yang rusak dapat segera direalisasikan agar tidak mengganggu aktivitas pembelajaran ke depan.
“Mudah-mudahan perbaikannya bisa segera dilakukan, sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah kami bisa kembali berjalan dengan aman dan nyaman,” tutupnya. (REDJAVA/$$$)












