Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Panen Perdana Kampoeng Cabe, Wabup Sumenep: Inovasi Warga yang Bisa Jadi Inspirasi Nasional - Java Network

Panen Perdana Kampoeng Cabe, Wabup Sumenep: Inovasi Warga yang Bisa Jadi Inspirasi Nasional

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen Perdana Kampoeng Cabe, Wabup Sumenep: Inovasi Warga yang Bisa Jadi Inspirasi Nasional

Panen Perdana Kampoeng Cabe, Wabup Sumenep: Inovasi Warga yang Bisa Jadi Inspirasi Nasional

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di sebuah lorong kecil RT 002/RW 007 Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, deretan botol bekas tersusun rapi. Dari wadah sederhana itu, cabai rawit tumbuh subur, menghijau dan memerah, siap dipanen, Jum’at (26/09/2025).

Bukan sawah luas, bukan pula kebun lebar, tapi ruang sempit warga berhasil disulap menjadi lahan produktif. Inovasi ini kemudian dikenal dengan nama Kampoeng Cabe.

Suasana Jumat pagi kian semarak ketika Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, KH. Imam Hasyim, hadir untuk memetik cabai perdana. Tangannya meraih satu tangkai cabai merah, lalu senyum puas merekah.

Baginya, panen perdana Kampoeng Cabe adalah bukti nyata bahwa kreativitas bisa lahir dari keterbatasan.

“Kami mengapresiasi kreativitas luar biasa dari warga RT 002/RW 007 Desa Kolor ini,” ujar Wabup Kiai Imam dengan penuh semangat.

Sosok orang nomer dua di lingkungan Pemkab Sumenep menegaskan, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan siap memberikan dukungan penuh.

“Pemkab Sumenep siap memfasilitasi perkembangan dan distribusi cabai Kampoeng Cabe melalui dinas-dinas terkait,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya Kampoeng Cabe sebagai model percontohan.

“Semoga Kampoeng Cabe semakin berkembang, meskipun tanpa lahan sawah. Ini bisa menjadi percontohan di berbagai tempat, bahkan menginspirasi desa lain,” tambahnya.

Ketua RT 002/RW 007, H. Imam Efendi, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Ia menuturkan, Kampoeng Cabe lahir dari ide sederhana yang dibangun bersama warga sejak 29 Juni 2025. Awalnya hanya percobaan kecil, namun kemudian tumbuh menjadi ikon baru di tengah kota.

“Kami menamakan Kampoeng Cabe karena memiliki ciri khas sendiri dan ini yang pertama kali ada di Sumenep. Jadi kalau orang bertanya Kampoeng Cabe, ya tempatnya di sini,” ungkap Efendi.

Berbeda dari cara bertani pada umumnya, warga memanfaatkan botol bekas sebagai media tanam, ditambah pupuk buatan sendiri.

“Karena tidak punya lahan sawah, kami berinovasi menggunakan botol bekas dan pupuk mandiri. Harapannya bisa jadi contoh bagi RT dan desa lain,” jelasnya.

Meski baru memulai dengan cabai rawit, warga sudah punya rencana besar. Efendi menegaskan, Kampoeng Cabe akan diperluas ke komoditas lain seperti cabai besar hingga tanaman sayuran.

“Saat ini baru cabai rawit, tapi rencananya akan dikembangkan ke cabai besar dan tanaman lain,” pungkasnya optimistis.

Kampoeng Cabe kini bukan sekadar kebun cabai, melainkan simbol kolaborasi warga, bukti bahwa semangat gotong royong bisa melahirkan inovasi besar.

Dari lorong kecil di Desa Kolor, Sumenep, sebuah gerakan baru lahir: bertani tanpa sawah, namun hasilnya mampu menggugah banyak orang. (REDJAVA****) 

Berita Terkait

Rahasia malem Jum’at/Jum’at Dibudinah: Jejak Sunyi Leluhur Menyambut Ramadan
Kajari Sumenep Lantik Dua Pejabat Strategis, Nislianudin: Pidsus dan Pidum Bukan Ruang Nyaman
Rutan Sumenep Moncer di Awal 2026, Nilai SKM 97,72 dan SPAK 98,11, Karutan: Ini Buah Kerja Kolektif
Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans, Tekankan Keselamatan Berkendara Saat Situasi Darurat
Musda DEKOPINDA Sumenep Tegaskan Arah Baru Koperasi, Bupati Fauzi: Saatnya Bertransformasi dan Profesional
Diskan Sumenep Dampingi Poklahsar Putri Kinorong, Udang Tembus 1 Ton per Hari dan Rambah Ekspor
Aksi Curas di Arjasa Berakhir Cepat, Dua Pelaku Ditangkap
Diserbu 164 Pendaftar, MIN 1 Sumenep Perketat Seleksi dan Tegaskan Standar Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:46 WIB

Rahasia malem Jum’at/Jum’at Dibudinah: Jejak Sunyi Leluhur Menyambut Ramadan

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:35 WIB

Kajari Sumenep Lantik Dua Pejabat Strategis, Nislianudin: Pidsus dan Pidum Bukan Ruang Nyaman

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:02 WIB

Rutan Sumenep Moncer di Awal 2026, Nilai SKM 97,72 dan SPAK 98,11, Karutan: Ini Buah Kerja Kolektif

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:43 WIB

Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans, Tekankan Keselamatan Berkendara Saat Situasi Darurat

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:32 WIB

Musda DEKOPINDA Sumenep Tegaskan Arah Baru Koperasi, Bupati Fauzi: Saatnya Bertransformasi dan Profesional

Berita Terbaru