JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jatim terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan turun lapangan (Turlap) sejumlah bantuan yang diberikan. Salah satunya adalah bantuan air bersih kepada warga di Kabupaten Pamekasan.
Ketua LAZISNU Jatim A Afif Amrullah mengatakan, pihaknya menyalurkan bantuan 20 tangki air bersih yang diberikan secara bertahap kepada warga di Kabupaten Pamekasan. Bantuan diberikan karena belakangan ini sejumlah wilayah mengalami kekeringan.
“Belakangan ini curah hujan tidak merata, sehingga beberapa wilayah di Pulau Madura mengalami kekeringan. Sebab itu, kami berupaya membantu warga dengan menyalurkan air bersih,” ujarnya kepada awak media, Ahad (06/10/2024).
Afif menyebutkan, bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan tidak hanya dilakukan kali ini saja, tetapi hamper rutin dilaksanakan setiap kekeringan melanda.
“Bantuan ini memang rutin kami laksanakan. Ini merupakan wujud kehadiran NU di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Bantuan air bersih tersebut salah satunya menyasar warga di Dusun Soro’, Desa Pegagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan pada Jumat (04/09/2024) lalu.
Khusus di Pamekasan, bantuan air bersih berjumlah 10 tangki. Warga pun senang dan menyampaikan terima kasih atas bantuan itu.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Di tengah kesulitan air yang kami hadapi, bantuan ini sangat membantu kami dan keluarga,” ungkap Muhammad Lanter, salah satu warga Dusun Soro’.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan KH Taufik Hasyim, mengatakan bahwa NU memiliki peran yang tidak terbatas hanya pada kegiatan ibadah atau ritual keagamaan. Akan tetapi juga dapat menyasar pada aspek pelayanan kepada warga yang membutuhkan bantuan.
“NU hadir untuk melayani masyarakat, termasuk melalui aksi sosial seperti penyaluran air bersih ini,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Anom, Palengaan, Pamekasan itu.
Kiai Taufik menambahkan, dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan NU selalu berpedoman pada prinsip tawassuth (moderat), i’tidal (adil), tasamuh (toleran), dan tawazzun (seimbang).
“Itu yang menjadi ciri khas pendekatan NU,” pungkasnya. (REDJAVA****)










