JAVATWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan digelar penuh khidmat di Mushalla Amanah, Perumahan Bangkal, Sumenep, pada Kamis (25/9/2025) bertepatan dengan 12 Rabi’ul Awal 1447 H.
Acara yang digagas oleh Perkumpulan Shalawat Nariyah ini dipastikan akan menjadi momentum istimewa bagi masyarakat setempat untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Mulai pukul 13.30 WIB, jamaah akan berkumpul untuk bersama-sama bershalawat, berdoa, dan mendengarkan tausiyah dari salah satu penceramah muda yang tengah bersinar, Ning Arifatul Fasihah S.Ag dari Pondok Pesantren Hidayatul ‘Aliyah, Brambang.
Peringatan Maulid ini diharapkan tak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga ruang refleksi umat agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam keterangannya, Ning Arifatul Fasihah mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh dipandang sebatas seremoni.
Lebih dari itu, Maulid adalah pengingat akan betapa agungnya akhlak Rasulullah, yang patut dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi adalah cara kita untuk kembali menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Beliau hadir sebagai cahaya bagi umat manusia, teladan dalam kesabaran, kejujuran, dan kasih sayang. Jika kita ingin hidup mulia, maka jalan itu ada pada meneladani beliau,” ungkap Ning Arifatul kepada media ini, Kamis (25/09/2025)
Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan semangat perjuangan Rasulullah.
Di tengah derasnya arus globalisasi dan budaya instan, kata Ning Arifatul, generasi muda harus mampu menjaga nilai-nilai Islam agar tidak tergerus zaman.
“Generasi muda jangan sampai terjebak dalam budaya yang menjauhkan dari agama. Dengan mencintai Nabi, insyaAllah kita akan mendapat keberkahan, ketenangan, dan arah hidup yang jelas. Rasulullah adalah teladan sepanjang masa, dan sudah seharusnya kita menjadikan beliau panutan dalam segala aspek kehidupan,” tandasnya.
Pihak panitia menuturkan, acara Maulid Nabi di Mushalla Amanah ini akan diisi dengan lantunan shalawat, doa bersama, serta tausiyah utama dari Ning Arifatul.
Warga sekitar menyambut antusias, sebab peringatan Maulid ini telah menjadi tradisi religius yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya.
Dengan hadirnya acara ini, panitia berharap ukhuwah Islamiyah antarwarga semakin kuat, serta semangat mencintai Rasulullah terus hidup dalam hati umat. (REDJAVA****)












