JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Totosan 3, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, berlangsung semarak dan penuh semangat literasi.
Kedatangan Mobil Perpustakaan Keliling (Perpusling) milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep disambut hangat oleh Kepala SDN Totosan 3, Mudahnan, S.Pd, bersama seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan.
Sejak Mobil Perpusling memasuki halaman sekolah, ratusan peserta didik tampak antusias menyambut layanan literasi tersebut.
Mereka berbondong-bondong mendatangi mobil perpustakaan untuk melihat koleksi buku yang dibawa sekaligus mengikuti Pameran Literasi Perpustakaan Ramah Anak Nasional yang digelar di lingkungan sekolah.
Keceriaan siswa semakin terlihat saat mereka bebas memilih buku bacaan, membaca bersama, hingga mengikuti berbagai aktivitas literasi yang telah disiapkan.
Momentum ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik baru yang tengah menjalani MPLS karena sejak hari pertama mereka telah dikenalkan pada budaya membaca dan pentingnya perpustakaan sebagai sumber ilmu pengetahuan.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Dispusip Kabupaten Sumenep dengan dunia pendidikan dalam memperkuat budaya literasi sejak usia dini.
Kehadiran Mobil Perpusling tidak hanya membawa ratusan koleksi buku bacaan, tetapi juga menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sehingga mampu membangkitkan minat baca para siswa.
Pustakawan Ahli Muda Dispusip Kabupaten Sumenep, Drs. Syaiful Bahri, mengatakan pelaksanaan layanan Perpusling pada momentum MPLS merupakan langkah strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap buku sejak awal siswa memasuki dunia pendidikan.
“MPLS merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkenalkan perpustakaan kepada anak-anak. Kami ingin mereka memahami bahwa membaca bukan sekadar kewajiban, tetapi menjadi kebiasaan yang menyenangkan dan akan bermanfaat sepanjang hayat,” kata Drs. Syaiful Bahri usai kegiatan kepada media ini, Rabu (15/07/2026).
Menurutnya, kehadiran Mobil Perpusling bukan hanya menghadirkan koleksi buku, melainkan juga membuka akses literasi yang lebih luas bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Sumenep.
“Melalui layanan Perpusling, kami ingin memastikan akses terhadap bahan bacaan berkualitas dapat dirasakan seluruh siswa, termasuk yang berada di sekolah-sekolah. Literasi harus hadir di tengah anak-anak dengan cara yang menarik, menyenangkan, dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dispusip Sumenep akan terus memperkuat kolaborasi dengan satuan pendidikan guna melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing melalui budaya membaca.
“Budaya literasi harus dibangun sejak usia dini. Kami berharap sinergi antara Dispusip dan sekolah terus berlanjut agar lahir generasi yang memiliki kemampuan membaca, berpikir kritis, serta mampu menghadapi tantangan masa depan,” tegas Bang Iful sapaannya.
Sementara itu, Kepala SDN Totosan 3, Mudahnan, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Mobil Perpusling yang dinilai memberikan pengalaman belajar berbeda bagi para siswa, khususnya peserta didik baru yang sedang mengikuti rangkaian MPLS.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Mobil Perpusling Dispusip Sumenep. Kehadirannya menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk mencintai buku sejak hari pertama mereka mengenal lingkungan sekolah,” ungkap Mudahnan.
Menurutnya, literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kemampuan berpikir, sekaligus menunjang kualitas pembelajaran di sekolah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena selaras dengan program sekolah dalam membangun budaya membaca, memperkuat karakter, serta meningkatkan kemampuan literasi peserta didik sejak dini. Sinergi antara sekolah dan Dispusip menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi yang gemar membaca dan berprestasi,” tandasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, pelaksanaan MPLS di SDN Totosan 3 Kecamatan Batang-Batang tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga menjadi momentum memperkuat budaya literasi sejak dini.
Antusiasme para siswa yang memadati layanan Mobil Perpusling dan Pameran Literasi menjadi bukti bahwa menghadirkan buku lebih dekat kepada anak-anak merupakan investasi penting untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.











