Momen Pergantian Tahun, Taman Duribang Rombiye Barat Tebar Pesona Keindahan Alam Terbuka

- Redaksi

Senin, 1 Januari 2024 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Destinasi Wisata Duribang Rombiye Barat Faisol, S.Sos bersama Istri Tercintanya Fitri Nurmaiya Said, S.Ama dan Putri Semata wayang Nabila Millatifa Izal

Owner Destinasi Wisata Duribang Rombiye Barat Faisol, S.Sos bersama Istri Tercintanya Fitri Nurmaiya Said, S.Ama dan Putri Semata wayang Nabila Millatifa Izal

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Momentum pergantian tahun 2023, Wisata Duribang di Desa Rombiye Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus bergeliat dan berinovasi.

Destinasi wisata yang menawarkan pesona alam terbuka menjadi pertunjukan di momen pergantian tahun baru menuju 2024.

Dari pantauan awak media saat menemui owner usaha wisata Duribang, Faisol, S.Sos bersama istrinya, Fitri Nurmaiya Said, S.Ama dan putrinya Nabila Millatifa Izal saat bersantai di areal taman Duribang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faisol, S.Sos mengatakan rest area Duribang alam terbuka di konsep sangat sederhana namun memberikan sajian khas buah secara gratis bagi para pengunjung yang datang.

“Wisata Duribang dengan konsep sederhana bisa dijadikan ajang bermain bagi sejumlah anak-anak dan orang tua, selain itu kami berikan layanan gratis buah segar kepada pengunjung yang datang,” kata Faisol, S.Sos. Senin (01/01/2024).

Baca Juga :  Dirgahayu RI ke-79, Aksi GEN Sumenep Tanam 1000 Pohon

Menurut Faisol menceritakan awal wisata Duribang ini mulai dikenal publik, sejak terlihat banyaknya anak-anak yang datang lalu menggunakan selfi depan berlatar belakang pemandangan lepas rest area Duribang.

‘Itu bisa dilihat di unggahan dibeberapa media sosial seperti, Facebook, WhatsAppnya dan lainnya,” imbuhnya.

Diceritakan lebih lanjut oleh owner wisata Duribang, awalnya saya bersama keluarga membuat rest area, jadi setiap pulang kerja, saya nongkrong dengan keluarga sambil lalu mendesain tanah dengan sempit tapi banyak manfaat.

“Momen ini banyak digunakan anak-anak sebagai ajang edukasi, belajar sambil bermain bahkan orang tua juga bisa memanfaatkan untuk menikmati alam terbuka,” paparnya.

Baca Juga :  Semarak Jum'at Berkah, KBS Salurkan 70 Bungkus Nasi Bungturat

Selain itu, wisata alam Duribang dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas untuk bermusyawarah bagi keluarga dan mahasiswa, bahkan dijadikan sebagai prewedding bagi calon pengantin.

“Konsep wisata Duribang itu terbuka bagi kalangan umum, terbuka dan bebas yang terpenting sopan dan memanfaatkan fasilitas dengan baik. Jadi siapapun bisa menikmati indahnya wisata akan terbuka di Taman Duribang,” terang Faisol, S.Sos.

Dikatakan Faisol mendesain tanah dengan ukuran sempit itu bukanlah hal yang mudah, butuh tenaga dan pikiran ektra, sebab jika salah langkah dapat merusak pemandangan dan rasa sehingga berdampak kepada nilai estetika dalam sebuah artistik.

Baca Juga :  Kepedulian di Bulan Ramadan, MH Said Abdullah Berbagi Harapan untuk Komunitas Disabilitas Sumenep Lewat PAC PDI-P Kota

“Maka dari itu konsepnya selalu berubah terutama dalam penataan ruang lingkup dengan ukuran sempit, khususnya kombinasi masalah penataan tanaman dan bunga,” ungkapnya.

Menata artistik sambung Faisol sama dengan membuat panggung dalam sebuah pertunjukan diperlukan dialektika rasa, sehingga dapat dirasakan untuk semua kalangan, baik anak-anak, dewasa dan masyarakat umum.

Lebih lanjut Faisol mengatakan, menyukai dunia artistik bagian dari merawat jiwa yang kerontang yang selalu merindukan keindahan. Dan indah itu adalah artistik yang sebenarnya.

“Jadi saya bersama keluarga akan selalu menyempatkan waktu untuk merawat bumi dan menghijaukan suasana gersang dengan keindahan yang hakiki,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Pelantikan KJS 2026–2029 dan Launching MEC 2026, Bupati Fauzi Ajak Insan Pers Perkuat Pembangunan Sumenep
Pengurus Ambalan Jokotole–Dewi Ratnadi MAN Sumenep Resmi Dilantik, Siapkan Generasi Pemimpin Berkarakter
Kapolresta Sumenep Terima Keris Pusaka dari Helmi Art Museum, Budayawan Perkuat Sinergi Lestarikan Warisan Budaya Madura
KBS Sumenep Tebar Kepedulian, 147 Nasi Bungturat Hadirkan Senyum di Simpang Tiga Mapolresta
Kapolresta Sumenep Nobar Hoegeng Awards 2026, Perkuat Integritas dan Semangat Pengabdian Polri Presisi
Silaturahmi Ketua PKDI Kabupaten Sumenep Pererat Kolaborasi dan Sinergi Jaga Kamtibmas Bersama Kapolresta Sumenep
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

BERITA TERKAIT

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

Pelantikan KJS 2026–2029 dan Launching MEC 2026, Bupati Fauzi Ajak Insan Pers Perkuat Pembangunan Sumenep

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

Pengurus Ambalan Jokotole–Dewi Ratnadi MAN Sumenep Resmi Dilantik, Siapkan Generasi Pemimpin Berkarakter

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kapolresta Sumenep Terima Keris Pusaka dari Helmi Art Museum, Budayawan Perkuat Sinergi Lestarikan Warisan Budaya Madura

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

KBS Sumenep Tebar Kepedulian, 147 Nasi Bungturat Hadirkan Senyum di Simpang Tiga Mapolresta

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kapolresta Sumenep Nobar Hoegeng Awards 2026, Perkuat Integritas dan Semangat Pengabdian Polri Presisi

BERITA TERBARU