JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah babak baru dimulai di tubuh Kementerian Agama.
Sebanyak 71.010 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilantik secara serentak oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, Senin (26/5/2025), dalam sebuah momen kolosal yang digelar secara hybrid dan diikuti dari seluruh penjuru Indonesia.
Di Kabupaten Sumenep, 328 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap I resmi diambil sumpahnya dalam prosesi sakral yang dipusatkan di Aula Al-Ikhlas Kantor Kemenag Sumenep.
Acara berlangsung penuh khidmat, dipenuhi semangat pengabdian dan tekad memperkuat pelayanan publik berbasis nilai keagamaan.
Menteri Agama dalam pidato nasionalnya menyatakan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan simbol perubahan besar di tubuh birokrasi keagamaan.
PPPK, katanya, adalah wajah baru Kemenag yang harus tampil profesional, bersih, dan humanis.
Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menegaskan bahwa hadirnya ratusan PPPK di Sumenep akan memperkokoh pondasi kelembagaan Kemenag, baik di sektor pendidikan maupun pelayanan keagamaan.
“Ini adalah amanah dan momentum strategis. Pelayanan umat tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Kami menaruh harapan besar pada PPPK sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan Kemenag. Semangat pengabdian, integritas, dan loyalitas kepada negara harus menjadi landasan utama dalam bertugas,” ujarnya.
Lebih dari itu, Abdul Wasid juga menekankan pentingnya kehadiran PPPK dalam mendukung program moderasi beragama, memperkuat literasi keagamaan di masyarakat, serta memperluas jangkauan pendidikan berbasis nilai-nilai toleransi dan keberagaman.
Pelantikan ini tak hanya mengisi kebutuhan formasi pegawai, tetapi juga menandai keseriusan pemerintah dalam mempercepat transformasi layanan publik di sektor strategis.
Ribuan PPPK yang baru dilantik kini memikul tugas berat sebagai pelayan masyarakat yang siap hadir dengan kinerja unggul, akuntabel, dan penuh empati.
“Kami percaya, di tangan PPPK yang baru dilantik inilah masa depan pelayanan keagamaan yang berkualitas akan terbentuk, demi menjawab harapan umat dan tuntutan zaman,” pungkas Abdul Wasid. (REDJAVA/Ss****)










