Menyusuri Jejak Pajak di Balik Debur Ombak, Ketika Bapenda Sumenep Merangkul Pinggiran Demi PAD

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pendataan Pajak Bapenda Sumenep Bersama Pengelola Wisata Pantai Sembilan dan Sekcam Giligenteng

Tim Pendataan Pajak Bapenda Sumenep Bersama Pengelola Wisata Pantai Sembilan dan Sekcam Giligenteng

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semilir angin laut menyapu wajah saat matahari mulai condong ke barat.

Di antara hembusan sejuk di Pantai Badur, sekelompok orang berseragam menyusuri jalur pasir yang akrab dijejak para pelancong.

Namun mereka bukan wisatawan. Mereka adalah Tim Pendataan Bidang E3EPD Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia membawa misi penting: menyentuh denyut ekonomi wisata dari bawah, dari akar terdalam, demi menghadirkan keadilan pendapatan daerah.

Dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Evaluasi Daerah Bapenda Sumenep, Eko Sulistyo, S.Sos., tim ini tak sekadar membawa formulir dan perangkat kerja.

Mereka membawa harapan: bahwa pendataan objek pajak bisa menjadi pintu masuk menuju sinergi, kepercayaan, dan pembangunan yang berkelanjutan.

“Di minggu ke tiga bulan ini, hari pertama kami mendatangi Pantai Badur. Alhamdulillah, sambutannya sangat hangat,” ujar Eko kepada media ini, Sabtu (26/04/2025).

Sambutan hangat itu datang dari Pemerintah Desa Badur, yang menerima tim dengan nuansa kekeluargaan di Balai Desa. Tak lama berselang, tim bergerak ke lokasi wisata.

Baca Juga :  Plt. Bupati Sumenep Launching Pelayaran Kapal Express Bahari 8B Upaya Pemkab Penuhi Kebutuhan Cepat Transportasi Laut

Di sana, mereka menyaksikan lebih dari sekadar panorama pantai mereka melihat jerih payah warga dalam menghidupkan ekonomi lokal.

Dari jasa parkir hingga warung kecil, dari penjaga pantai hingga pemandu lokal semuanya adalah denyut ekonomi rakyat yang kerap luput dalam rapat-rapat strategis pemerintah.

Selang satu hari, tim melanjutkan perjalanan menuju tantangan yang lebih besar: kepulauan. Pantai Sembilan, permata wisata di Kecamatan Giligenting, menjadi tujuan berikutnya.

Baca Juga :  Produk Ekamatho SMK Nasyrul Ulum Aeng Dake Bluto Meriahkan Pameran Pramuka Produktif Jatim

Dengan semangat yang sama, tim menyebrangi laut, membawa niat yang tak berubah: mendengar, mencatat, dan merangkul.

Didampingi oleh Sekretaris Camat Giligenting, Dayat, tim disambut hangat oleh Sutlan, pengelola Pantai Sembilan.

Tak ada sekat, tak ada protokol kaku. Yang hadir justru tawa dan keakraban. Tapi di balik candanya, terselip pesan yang dalam.

“Saya berharap Bapenda bisa mengundang semua pengelola wisata di kabupaten ini. Kita duduk bersama, menyatukan visi,” ujar Sutlan, penuh harap.

Harapan itu langsung disambut Eko Sulistyo dengan komitmen. Ia menjelaskan bahwa Bapenda tengah menyiapkan Forum Pengelola Wisata yang akan digelar pada Mei 2025 mendatang.

Forum itu bukan sekadar ajang temu muka, tetapi panggung berbagi ide, kendala, dan solusi.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Temuan 27,83 Kg Diduga Kokain di Pesisir Giligenting Sumenep, 22 Paket Positif Hasil Uji Lab

“Kami ingin menghadirkan pemerintah lewat pendekatan yang manusiawi. Bahwa pajak bukan untuk menekan, melainkan untuk memberdayakan. Dan tidak ada pembangunan tanpa mendengar suara mereka yang di pinggiran,” tandasnya.

Langkah ini menjadi penanda perubahan paradigma: dari pendekatan administratif ke pendekatan kultural. Dari instrumen fiskal menjadi alat membangun kepercayaan. Dari sekadar angka menjadi urusan rasa.

Di Sumenep, pariwisata bukan sekadar destinasi. Ia adalah napas ekonomi rakyat warung ibu-ibu, perahu nelayan, pemandu lokal, dan pelaku UMKM yang hidup dari denyut wisata.

Ketika pemerintah hadir bukan hanya sebagai pemungut, tetapi sebagai sahabat saat itulah keadilan fiskal mulai tumbuh. (REDJAVA)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU